Empat Bangkai Paus akan Diotopsi, Warga Sibuk Selfie

Empat Bangkai Paus akan Diotopsi, Warga Sibuk Selfie
Tim BKSDA sedang mengukur panjang dan memeriksa bangkai paus di pantai Ujung Kareung, Aceh Besar.

ACEH BESAR - Empat bangkai ikan paus yang terdampar di bibir pantai Ujung Kareung, Gampong Durung, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar akan diotopsi oleh tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BSKDA) Aceh bersama Kedokteran Hewan Unsyiah dan tim dari Bali.

Sementara di lokasi tempat bangkai ikan paus tersebut, sejumlah warga tampak menaiki punggung bangkai paus serta melakukan selfie atau swafoto.

"Sejauh ini kami belum mengetahui penyebab Kematian ikan mamalia raksasa tersebut. Untuk mengetahui penyebab kematiannya akan dilakukan otopsi," kata Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, Selasa (14/11).

Sapto juga menyebutkan dari hasil pengamatan dan pemeriksaan terhadap empat bangkai paus itu, ditemukan jamur di bagian mulut paus. Jamur tersebut sudah berulat.

"Satu dari empat bangkai paus itu ditemukan jamur di bagian kulit mulutnya, jamur itu bisa menghambat sistem metabolisme paus, jamur ini diduga salah satu penyebabkan kematiannya," ungkapnya.

Untuk proses evakuasi pihaknya terpaksa meminta bantuan alat berat untuk menarik paus dari bibir pantai ke daratan.

"Kami terpaksa meminta bantuan alat berat karena paus dengan panjang sekira 9 hingga 10 meter tersebut beratnya mencapai 10 ton," ujarnya.

Sementara Ketua Tim Evakuasi, Basri menyebutkan empat bangkai paus itu akan dikubur di sekitar pantai ujung kareung.

"Kalau kita menenggelamkannya ke dasar laut kita kekurangan perlengkapan. Terpaksa kita kuburkan disekitar pantai Ujung Kareung," kata kepala Pangkalan Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lampulo itu.

Sail Sabang 2017 Humas Provinsi Aceh
MTQ XXXIII 2017
data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...