Unduh Aplikasi

Dusta di Antara Kita

Dusta di Antara Kita
ilustrasi: Charmouth

DEWAN Perwakilan Rakyat Kabupaten Pidie Jaya tak cukup hanya mempertanyakan dana deposito hibah bencana gempa Pidie Jaya, 2016. Dewan perlu mendorong pengungkapan penggunaan dana deposito sebesar Rp 343,5 miliar yang dikumpulkan atas dasar kemanusiaan dari banyak pihak.

Pemerintah diminta untuk mempublikasikan seluruh bantuan yang diterima dalam penanganan gempa, baik rehabilitasi dan rekontruksi serta bantuan pihak ketiga lainnya kepada masyarakat. DPRK rencananya bakal meminta komisi terkait di dewan untuk mengadakan rapat kerja dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), BKKD serta Bank Aceh.

Langkah ini penting. Pertama untuk masyarakat yang bertahan dari musibah itu. Setelah sekian lama musibah itu berlalu, hingga kini masih masyarakat yang belum mendapatkan haknya. Mereka dianaktirikan. Data mereka dipermainkan dan dijadikan alat meraup keuntungan oleh oknum-oknum pejabat daerah yang seharusnya menyampaikan hak itu kepada mereka.

Kedua, hal ini juga penting sebagai pertanggungjawaban kepada publik. Masyarakat umum, yang ikut mengumpulkan rupiah demi meringankan beban saudara-saudara yang terkena musibah harus dihargai dengan mengungkapkan jumlah dana terkumpul dan penggunaannya secara transparan.

Ini adalah soal kepercayaan. Kehadiran para relawan dalam setiap musibah adalah hal yang seharusnya kita syukuri dan hargai. Tidak semua masalah dapat diselesaikan sendiri oleh negara dan aparat-aparatnya. Kehadiran para relawan dan dermawan sangat banyak membantu menyelesaikan problem kemanusiaan. Tsunami 2004 dan bencana Pidie Jaya 201 ada buktinya.

Banyak dari mereka yang menyumbang, baik tenaga ataupun harta, bukan berasal dari kalangan mampu. Banyak dari mereka yang menyisihkan uang, yang seharusnya untuk makan di rumah, demi membantu meringankan beban saudara-saudara mereka yang terkena musibah.

Kepercayaan dan amanah ini jangankan hilang, luntur pun tak boleh. Sebab, jika dana yang dikumpulkan tersebut tidak diungkap penggunaannya, akan menimbulkan kecurigaan. Tentu kita tidak berharap orang-orang tulus, yang mempercayakan uang jeri payahnya, tidak merasa dicurangi.

Karena itu, langkah dewan jangan terlalu cepat terhenti. Persoalan ini harus dikelarkan sejelas-jelasnya, “jangan ada dusta di antara kita”. Jika dewan tidak bertindak, kepada siapa lagi masyarakat akan mengadukan hal ini. Buktikan bahwa DPRK Pidie Jaya adalah lembaga yang memang layak dipercaya.

Eliminasi Malaria

Komentar

Loading...