Unduh Aplikasi

Dua Terdakwa Pembunuhan Pedagang Es Cendol Dituntut Hukuman Mati

Dua Terdakwa Pembunuhan Pedagang Es Cendol Dituntut Hukuman Mati
Dua terdakwa pembunuh pedagang es cendol di Aceh Utara. Foto: AJNN.Net/Safrizal

ACEH UTARA - Dua terdakwa yang terlibat kasus pembunuhan pedagang es cendol Jajuli (34) warga Desa Ujong Kulam, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara dituntut hukuman mati dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Lhoksukon, Selasa (9/7).

Tuntutan terhadap kedua terdakwa Jamaliah (30), istri korban dan selingkuhannya Musliadi (26), warga Desa Matang Mayang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hari Citra Kusuma SH dalam sidang yang dipimpin dua hakim anggota, Bob Rosman SH dan Fitriani SH.

Materi tuntutan yang dibacakan untuk kedua terdakwa antara lain mengupas rencana pembunuhan terhadap korban Jajuli. Dalam persidangan terungkap bila kedua terdakwa sudah merencanakan pembunuhan tersebut.

Jamaliah dan Musliadi yang sudah terbakar api asmara dalam ikatan cinta terlarang, keduanya pun merencanakan pembunuhan tersebut agar keduanya bisa menikah.

Baca: Polisi Rekontruksi Pembunuhan Tukang Cendol di Aceh Utara

Jaksa menguraikan, adapun hal-hal yang meringankan bagi terdakwa. Sedangkan hal yang memberatkan perbuatan berencana terdakwa mengakibatkan hilangnya nyawa orang.

Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 340 KUHPidana Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Karena itu, jaksa meminta majelis hakim untuk menghukum kedua terdakwa dengan hukuman pidana mati.

Seusai mendengar mendengar materi tuntutan itu, hakim memberikan kesempatan kepada keduanya untuk berkonsultasi dengan pengacara mereka Taufik M Noer SH.

Setelah mendengar tuntutan JPU, hakim kembali menunda sidang hingga Rabu (17/7) mendatang.

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin
HUT AJNN 6th - Inspektorat Aceh Jaya
HUT AJNN 6th - DPC Demokrat Aceh Jaya

Komentar

Loading...