Insentif PKB - BPKA 2019
Unduh Aplikasi

Dua Pemuda Asal Medan Masuk Islam di Aceh Utara

Dua Pemuda Asal Medan Masuk Islam di Aceh Utara
Muhammad Hutabarat dan Muhammad Sabirin, mengikuti proses syahadat untuk memeluk agama Islam di Mesjid Baitur Rida, Coet Girek, Aceh Utara, Jumat (11/1). Foto: Ist

ACEH UTARA - Dua pemuda asal Medan, Sumatera Utara, Franky Hutabarat (26), dan Munas Barus (24) resmi memeluk agama Islam. Keduanya disyahadatkan oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kecamatan Cot Girek Tgk. Ridwan di Mesjid Baitur Rida, Kilometer 12, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, Jumat (11/1) usai melaksanakan Salat Jumat.

Pesyahadatan kedua pria perantuan itu turut disaksikan oleh para tokoh ulama, masyarakat, muspika, Polsek dan pihak Koramil setempat. Usai mengucapkan dua kalimat syahadat, keduanya pun berganti nama Franky Hutabarat diganti menjadi Muhammad Hutabarat, sementara Munas Barus diganti menjadi Muhammad Sabirin.

Sebelumnya, kedua pemuda tersebut adalah memeluk agama Nasrani. Keduanya mengaku masuk agama Islam bukan atas dasar paksaan atau sebagainya. Itu tulus berangkat dari niat yang sudah lama di cita-citakan oleh mereka berdua.

"Ini memang sudah menjadi cita- cita dan keinginan kami sejak lama untuk memeluk agama Islam," kata mereka berdua.

Ketua Majelis Permuswaratan Ulama Kecamatan Cot Girek, Tgk Ridwan menyebutkan untuk prosesi syahadat keduanya berjalan lancar sesuai harapan. Keduanya datang dengan niat tulus dan penuh keyakinan tanpa ada paksaan untuk memeluk agama Islam.

"Alhamdulillah, proses syahadat keduanya berjalan lancar dan mereka juga sudah berganti nama Islam," kata Tgk Ridwan atau akrap disapa Walet Ridwan kepada wartawan.

Pimpinan Dayah Babul Huda itu juga mengungkapkan atas segala ungkapan kebahagian oleh keduanya kepadanya setelah dilakukan proses syahadat bagi keduanya.

"Keduanya mengaku sangat bahagia setelah memeluk agama Islam. Karena untuk memeluk agama Islam sudah lama menjadi cita-cita mereka berdua, dan baru terwujud," ujar Walet Ridwan.

Tambahnya, untuk kedua pemuda perantauan tersebut nantinya akan mengikuti pembinaan di Dayah Babul Huda Cot Girek dan Dayah As Salamah di Desa Alue Drien, pimpinan Tgk Ramli Alhusaini.

"Mereka berdua akan terus kami bimbing dan ajarkan ilmu tentang agama Islam sampai mereka bisa," jelasnya.

Khanduri Laot
GANN

Komentar

Loading...