DPRK Pijay: Kadis Perindagkop Jangan Salah Tafsir Laporan F-PAN

DPRK Pijay: Kadis Perindagkop Jangan Salah Tafsir Laporan F-PAN
Ilustrasu. Foto: Antara

PIDIE JAYA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya meminta Kepala Disperindagkop setempat untuk tidak salah menafsirkan laporan pendapat akhir Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) dalam sidang paripurna, Senin (13/11) kemarin.

”Kami berharap kepada Disperindagkop agar jangan salah menafsirkan laporan dari fraksi PAN tentang jual beli asset daerah. Karena yang kami sebutkan jangan sampai hasil penjualan aset tersebut masuk ke kantong pribadi,” kata Sekretaris F-PAN, Nazaruddin Ismail dalam rilis yang dikirim ke AJNN, Selasa (14/11).

Baca: Dituding Jual Aset Daerah, Kadisperindagkop Pijay: Itu Fitnah

Dikatakannya, sehubungan dengan pernyataan Kadisperindagkop, Rapiati yang mengatakan bahwa mereka tidak menjual aset daerah, itu adalah suatu prestasi yang mesti diapresiasi.
Namun lanjut politisi PPP itu, tidak salahnya selaku anggota dewan melakukan pengawasan dan memberi masukan kepada pemerintah daerah baik diminta maupun tidak.

“Sebagai tupoksi anggota dewan yaitu legislasi, Budgeting dan controlling atau pengawasan, sudah sewajarnya kami dari Fraksi PAN mengingatkan pemerintah untuk menjaga aset-aset daerah dan negara dengan baik dan tercatat dalam buku register aset daerah. Hal Ini kami lakukan agar predikat WTP yang sudah diraih oleh daerah sebanyak tiga kali dapat dipertahankan untuk masa-masa yang akan datang,” sebut pria yang biasa disapa Ustad Am itu.

Untuk kedepan, Ustad Am berharap bila ada hal yang menyangkut dengan aset dan kebijakan SKPK, alangkah baiknya pihak SKPK berkonsultasi dengan DPRK atau Komisi terkait.

“Hal ini agar tidak ada miss komunikasi di kemudian hari. Karena DPRK punya fungsi pengawasan yang melekat sesuai dengan amanah Undang-undang. Kalaupun aset itu dihibah ke sebuah lembaga juga harus dilihat tata cara dan mekanisme yang diatur oleh Undang-undang,” imbuhnya.

Sail Sabang 2017 Humas Provinsi Aceh
MTQ XXXIII 2017
data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...