Unduh Aplikasi

DPRK Pidie Sorot Keberadaan Mobil Dinas Toyota Camry

DPRK Pidie Sorot Keberadaan Mobil Dinas Toyota Camry
Foto: Net

PIDIE - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie mempertanyakan keberadaan mobil sedan mewah jenis toyota Camry yang merupakan aset milik pemerintah.

Mobil yang sebelumnya digunakan mantan bupati lama, menurut dewan kini bebas berkeliaran di jalan raya tanpa diketahui siapa yang menggunakannya, padahal itu merupakan aset Pemerintah Pidie.

"Tolong dijelaskan kepada kami dimana keberadaan mobil sedan Camry yang harganya tergolong mahal itu, pembeliannya menggunakan uang negara, jadi harus dipertangjawabkan," kata anggota DPRK Pidie Tgk Anwar Husen kepada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKAD) Pidie dalam rapat pertangungjawaban APBK Pidie 2018 di ruang sidang paripurna, Senin (24/6).

Dia menegaskan, jika mobil Camry tidak digunakan oleh pimpinan daerah karena sudah mengunakan monil lain, semestinya sudah harus dilelang. Namun hingga sekarang mobil-mobil tersebut bebas berkeliaran.

Rapat pertangungjawaban APBK Pidie 2018 di gedung DPRK setempat. Foto: AJNN.Net/Salman

"Jikapun mobil Camry tidak digunakan maka harus dilelang karena bupati dan wakil bupati sudah menggunakan mobil lain," kata politisi Partai Aceh Tgk Anwar Husen

Salain itu, ada beberapa mobil dinas masih berada dibengkel belum juga dilelang. Jika tidak secepatnya dilelang, maka otomatis harga jual kendaraan tersebut akan turun.

"Untuk mobil Camry apakah sudah dimasukan dalam daftar pelelangan pada tahun ini," tegas Tgk Anwar.

Menanggapi pertanyaan dewan, Kepala DPKKAD Mustafa mengatakan, sejumlah kendaraan dinas aset pemerintah saat ini masih dalam proses administrasi untuk dilakukan pelelangan pada tahun ini.

"Menyangkut dengan mobil Camry, kami akan mencoba meyakinkan pimpinan agar mobil tersebut masuk daftar lelang," jawab Asisten III, Mutiin.

Komentar

Loading...