Unduh Aplikasi

DPRK Minta Pemko Lhokseumawe Segera Fungsikan Pasar Induk

DPRK Minta Pemko Lhokseumawe Segera Fungsikan Pasar Induk
Salah seorang pengendara roda dua melintas di depan Pasar Induk (Terpadu) Kota Lhokseumawe, yang belum difungsikan, Senin (24/6). Foto: AJNN.Net/Safrizal

LHOKSEUMAWE - Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe meminta Pemko setempat melalui dinas terkait untuk mencari solusi agar Pasar Induk (Terpadu) Kota Lhokseumawe yang dibangun di Jalan Lingkar, Desa Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe segera difungsikan.

Anggota DPRK Lhokseumawe, Hasbi menyebutkan, pasar yang dibangun Pemko Lhokseumawe secara bertahap sejak tahun 2015 dengan serapan anggaran mencapai Rp 10 miliar lebih itu harusnya menjadi prioritas sebagai denyut penghasilan masyarakat Kota Lhokseumawe dan sekitarnya.

Baca: Telan Anggaran Capai Rp 10 Miliar Lebih, Pasar Terpadu Lhokseumawe Terbengkalai

"Pemerintah dan dinas terkait harus mencari solusi dan jalan keluar supaya pasar Induk berkapasitas besar itu bisa difungsikan sebagaimana mestinya," kata Hasbi kepada AJNN, Selasa (25/6).

Menurutnya, dengan difungsikannya pasar tersebut maka penghasilan ekonomi masyarakat Lhokseumawe maupun sekitar lokasi pasar akan meningkat.

"Terkait pasar tersebut kita akan melakukan kordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi dan jalan keluar agar bisa segera difungsikan," sebut Hasbi.

Hasbi menambahkan, fungsi pasar Induk itu, selain mampu mendongkrak penghasilan bagi masyarakat juga bisa menampung pedagang yang belum memiliki lapak untuk berjualan.

"Meskipun kita perlu bekerja lebih keras sedikit dalam mencari jalan keluarnya secara bersama-sama, itu menjadi sebuah jawaban atas penantian panjang masyarakat yang selama ini berharap pasar itu difungsikan," ujarnya.

Guna mempercepat proses penanganan serta fungsi pasar Induk itu, menurut Hasbi, perlu adanya UPTD yang ditempatkan dinas terkait di lokasi pasar tersebut. Sementara itu, untuk sebahagian fasilitas yang rusak Pemko segera mencari dana rehab untuk memperbaikinya.

"Hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan bangunan pasar tersebut oleh oknum-oknum tertentu," pungkasnya.

Komentar

Loading...