Unduh Aplikasi

DLHK3 Banda Aceh: Sampah Tetap Berserakan Jika Masyarakat Tak Sadar

DLHK3 Banda Aceh: Sampah Tetap Berserakan Jika Masyarakat Tak Sadar
Sampah di selokan di jalan Syiah Kuala, Lamdingin, Banda Aceh. Foto: Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh belakangan ini menerima banyak komplain dan keluhan dari masyarakat melalui media sosial Pemerintah terkait masalah sampah.

Padahal, selama ini pemerintah mengaku sudah melakukan penanganan sampah tersebut, bahkan setiap hari selalu dibersihkan hingga sampah-sampah yang ada di saluran.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh, Mirzayanto mengatakan penanganan sampah sudah ditingkatkan selama ini, tetapi terlepas dari itu pihaknya juga tidak mungkin untuk mengcover sekaligus, terutama pembersihan sampah diselokan.

Baca: Sejumlah Selokan di Banda Aceh Dipenuhi Sampah

"Saluran kita bersihkan di Kota Banda Aceh semuanya, tetapi personil terbatas untuk membersihkannya, Mirzayanto Rabu (7/11).

Mirza menyampaikan, terkadang setelah dibersihkan tumpukan sampah di suatu tempat, 15 hari kemudian akan kotor kembali. Menurutnya, kondisi ini tidak pernah berubah dan sampah terus berserakan jika masyarakat belum sadar untuk membuang sampah pada tempatnya.

"Jadi kuci utamanya di kesadaran masyarakat teruma Pedagang Kaki Lima (PKL) dan warga yang tinggal di sekitar saluran. Ini akan terus terjadi sebelum mereka punya kesadaran yang tinggi, karena kalau tidak diubah nanti musim hujan air akan tergenang," ujarnya.

Sebenarnya, lanjut Mirza, pemerintah sudah melakukan pengangkutan sampah door to door dari rumah dan toko, namun masih juga sering menemukan banyaknya sampah di saluran. Sampah tersebut bisa tertumpuk karena dibuang dengan sengaja atau tertiup angin karena penempatan sampah yang tidak benar.

"Kita imbau kepada masyarakat, kalau taruk di depan rumah kemas dengan baik supaya tidak tertiup angin, sehingga pemerintah hanya mengangkut saja," tuturnya.

Komentar

Loading...