Hasanudin
Unduh Aplikasi

Syukuran Anak Yatim, Petambak Aceh Barat Tabur 2 Juta Benur

Syukuran Anak Yatim, Petambak Aceh Barat Tabur 2 Juta Benur
Foto amiruddin menyerahkan benur kepada pekerja secara simbolis

ACEH BARAT - Setelah sukses memperoleh omset miliaran rupiah pada panen pertama, petambak udang Vaname yang berada di Desa Suak Pandan Kecamatan Samatiga, Amiruddin kembali menabur benur udang vaname dengan jumlah 2 juta benur.

Pada tabur benur kedua ini juga diwarnai dengan pemberian santunan bagi anak yatim yang berada di Desa tersebut, sebagai wujud kepedulian perusahaan.

Amiruddin, mengatakan tabur benur yang dilakukan pada, Minggu, (13/5) itu meningkat seratus persen dibandingkan dengan pertama sekali usaha itu dirintisnya.

“Sebelumnya kita tabur satu juta benur dan sudah panen dengan hasil yang sangat memuaskan disebelas kolam, ini kita tingkatkan menjadi dua juta benur,” kata Direktur PT SIG itu.

Menurutnya jumlah kolam yang ditaburi benur udang vaname pada penaburan benur tahap kedua ini dilakukan sebanyak 27 kolam di area seluas 18 hektar, bahkan saat ini ia terus membuat kolam baru, dengan nilai investasi secara keseluruhan mencapai Rp 7 miliar lebih.

Amir menargetkan, pada tahap kedua ini ada 4 juta benur yang akan ditabur setelah beberapa kolam selesai dikerjakan.

Untuk harga jual, kata direktur PT SIG ini, mencapai Rp 80.000 per Kg hingga Rp 100.000 per Kg, tergantung umur panen dan pengaruh permintaan pasar nasional dan kurs dolar.

Meskipun dalam budidaya udang vaname ini membutuhkan modal besar karena peralatannya yang modern, namun pengembangan budidaya udang vaname tidak terlalu sulit.

“Masyarakat biasanya yang memiliki lahan 100 meter persegi juga bisa membuka kolam tambak untuk membangun usaha demikian, terpenting punya kemauan yang kuat,” kata dia.

Dalam budidaya udang vaname itu, kata dia, dirinya mendapat pendampingan dari PT Centra Proteina Prima, masyarakat yang ingin mengembangkan budidaya udang vaname ini juga bisa. Tidak perlu modal yang begitu besar. Apalagi jenis udang ini sudah melewati proses riset, bukan komoditas uji coba, tapi sudah terbukti menguntungkan,"pungkasnya.

Sementara itu Tehnical patner, PT Centra Proteina Prima, Suryotomo, menambahkan, apresiasinya kepada Amiruddin, yang berhasil mengembangkan usaha budidaya udang vaname di daerah setempat, pihaknya terus mendukung dengan perannya dalam mendampingi.

"Kami bukan hanya menjual produk pakan, tapi juga mendampingi sehingga usaha masyarakat itu benar-benar berhasil untuk menunjang peningkatan ekonomi," ungkapnya.

Adi Maros

Komentar

Loading...