SALAH KAPRAH PEMBINAAN ATLIT PON

Ditelantarkan KONI, Atlit Aceh Raih Perunggu untuk Riau

Ditelantarkan KONI, Atlit Aceh Raih Perunggu untuk Riau
Atlit asal Aceh Noviana (berhijab) dua dari kiri ketika menggelar konferensi pers usai meraih perunggu untuk Riau. Foto: Ist
BANDA ACEH - Atlit balap sepeda asal Aceh, Noviana berhasil meraih medali perunggu di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX yang digelar di Cikole Jawa Barat, Senin (19/8). Noviana meraih medali untuk cabang lomba Sepeda Gunung (MTB) Putri.

Namun, keberhasilan atlit balap sepeda yang pernah ditempah oleh Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Aceh Tengah itu tidak bisa disumbangkan untuk Aceh. Pasalnya Noviana, kali ini berlaga untuk tim Provinsi Riau di PON XIX Jabar.

"Saya harus puas di posisi ketiga, pembalap Kusmawati dari Jabar dan rekan satu tim saya, Wilhelmina masih lebih baik," kata Novi didampimgi bekas pelatihnya di ISSI Aceh Tengah, Khalis yang turut menyaksikan pertandingan tersebut.

Khalis mengatakan, sejak PON Riau 2012 lalu, Noviana bersama dua rekannya yang sama-sama dari Aceh Tengah, Nur Wahyu Afriana dan Isna Dewi terpaksa memilih membela Riau karena tidak adanya kepastian ikut bersama tim Aceh.

Dikatakan, pada PON XIX Jabar, sebelumnya Novi ingin membela Aceh, tapi tidak berhasil mengurus sejumlah administrasi mutasi atlit yang seharusnya diurus oleh pengurus KONI di Aceh.

Sementara rekan Noviana, Nur Wahyu Afriana, gagal ikut PON XIX Jabar karena terkendala administrasi izin bergabung bersama Riau.

Untuk diketahui, Juni 2016 lalu, Nur Wahyu Afriana telah dilepaskan oleh Tim Riau untuk bergabung ke Tim Aceh. Namun proses administrasi tidak kunjung dilakukan oleh pengurus KONI Aceh. Padahal pada PON 2012 lalu, Nur Wahyu Afriana adalah peraih medali Perak.

Komentar

Loading...