Unduh Aplikasi

Ditahan karena Kasus Korupsi, KIP Aceh Coret Caleg DPRA dari DCT

Ditahan karena Kasus Korupsi, KIP Aceh Coret Caleg DPRA dari DCT
Munawar Syah

BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh telah mencoret salah seorang Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Daftar Calon Tetap (DCT).

Pencoretan tersebut dilakukan berkaitan dengan datangnya surat putusan inkrah dari Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan bahwa yang bersangkutan terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi.

Adapun yang dicoret KIP Aceh tersebut yakni Mahirul Athar, Caleg DPRA Daerah Pemilihan I (Aceh Besar, Banda Aceh, Sabang) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Komisioner KIP Aceh Munawar Syah mengatakan, pencoretan itu berdasarkan hasil pleno KIP pasca menerima salinan putusan inkrah MA terhadap Mahirul Athar, dan yang bersangkutan saat ini telah ditahan atas kasus tindak pidana korupsi.

"Kita langsung koordinasi dengan Pengadilan Negeri dan kepolisian sesudah mendapatkan salinan putusan MA terhadap saudara Mahirul Athar, kemudian kita surati parpol untuk memastikan apakah benar, secara komunikasi partai mengakui kadernya ada tersangkut kasus," kata Munawar Syah kepada wartawan, Rabu (9/1).

"Setelah itu kita melalukan rapat pleno perubahan Surat Keputusan (SK) DCT, kita putuskan yang bersangkutan kita coret dari DCT, dan dalam surat suara namanya tidak ada lagi," sambungnya.

Munawar menyebutkan, putusan MA nomor 583 itu sudah sejak tahun 2011, dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara. Namun yang bersangkutan tidak ditahan, dan baru pada 2018 dilakukan penahanan.

Kata Munawar, berdasarkan surat KPU nomor 1484 yang menjelaskan tentang data calon pada surat suara, dimana jika dalam kondisi tertentu DCT tersebut dapat berubah, seperti Caleg meninggal dunia, penggunaan dokumen palsu dan tidak lagi memenuhi syarat sebagai calon.

"Yang bersangkutan ini terpenuhi dua hal terbukti melakukan tindakan pidana dengan ada putusan MA 2011 dan ditahan pada 2018, maka dengan sendirinya beliau tidak memenuhi syarat sebagai calon anggota DPR Aceh," tuturnya.

Munawar menyebutkan, pencoretan Mahirul Athar dari DCT Caleg DPRA ini sebenarnya sudah diputuskan KIP Aceh sejak tanggal perubahan SK pada 10 Desember 2018 lalu.

Tak hanya Mahirul, lanjut Munawar, KIP juga mencoret Caleg DPRA lainnya yakni dari partai Demokrat Dapil 8 karena telah meninggal dunia, sehingga namanya juga dihapus dari kertas suara.

"Setelah penetapan berdua ini untuk Caleg DPR Aceh, satu karena putusan MA dan satu lagi dilaporkan meninggal dunia," pungkas Munawar Syah.

HUT RI 74 - Pemkab Aceh Jaya
Idul Adha - Bank Aceh
Ubudiyah PMB 2019

Komentar

Loading...