Unduh Aplikasi

Dispora Aceh Anggarkan Dana untuk Musyawarah Pemuda Barat Selatan

Dispora Aceh Anggarkan Dana untuk Musyawarah Pemuda Barat Selatan
DPA Dispora Aceh. Foto: Dok AJNN

BANDA ACEH - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh menanggarkan dana sebesar Rp 95 juta lebih untuk kegiatan Musyawarah Pemuda Barat Selatan Aceh. Anggaran kegiatan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2018 yang berada di bawah Dispora Aceh.

Mata anggaran untuk musyawarah sudah tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) Dispora Aceh yang masuk pada program peningkatan peran serta kepemudaan untuk kegiatan pembinaan organisasi kepemudaan.

Dalam DPA Dispora Aceh tahun anggaran 2018, ada tiga kegiatan yang tercantum, yakni kegiatan sumpah pemuda tingkat provinsi, musyawarah pemuda barat selatan Aceh dan Kongres Pemuda.

Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa capaian yang diharapkan dengan kegiatan ini adalah guna meningkatkan peran serta pemuda dalam pembangunan.

DPA Dispora Aceh terkait kegiatan Musyawarah Pemuda Barat Selatan Aceh. Foto: Dok AJNN

Adapun rincian untuk kegiatan tersebut yakni belanja ATK Rp 500 ribu, seminar KIT Rp 15 juta, biaya dokumentasi Rp 1 juta, biaya publikasi Rp 1 juta, uang saku peserta Rp 30 juta, transport lokal peserta Rp 30 juta, cetak baliho Rp 500 ribu, sewa aula Rp 2 juta, makan minum kegiatan Rp 6 juta, snack Rp 4,8 juta, jasa tim pelaksana Rp 4 juta, jasa pembawa acara Rp 250 ribu, dan jasa pembaca Alquran Rp 250 ribu.

Baca: Anggaran Kongres KNPI di Aceh Capai Rp 9,8 Miliar

Sementara itu, Ketua Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FPMPA) Sudirman mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan musyawarah tersebut.

“Saya tidak tahu siapa yang mengusulkan kegiatan tersebut,” kata Sudirman.

Sudirman yang juga merupakan mantan Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Jaya (Ipelmaja) Banda Aceh mengaku tidak pernah mendengar sekali pun organisasi Pemuda Barat Selatan.

“Kalau memang ada pasti kami selaku perwakilan di barat selatan pasti dipanggil untuk membahas kegiatan itu, ini memang tidak sama sekali, namanya saja baru sekarang saya dengar,” ujarnya.

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin

Komentar

Loading...