Unduh Aplikasi

Dipanggil Ketua DKS, Razuardi Menguat Jadi Plt Kepala BPKS

Dipanggil Ketua DKS, Razuardi Menguat Jadi Plt Kepala BPKS
Razuardi Ibrahim. Foto: AJNN.Net/Fauzul Husni

BANDA ACEH - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dikabarkan akan mencopot Sayid Fadhil, dari Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang.

Dewan Kawasan Sabang (DKS), yang terdiri dari Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah (Ketua DKS), Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, dan Wali Kota Sabang, Nazaruddin, sudah menggelar rapat di rumah dinas Wakil Gubernur Aceh, Blang Padang, Kota Banda Aceh, Selasa(8/1) sore.

Apalagi surat pertimbangan untuk perberhentian Kepala BPKS yang dikirimkan Plt Gubernur Aceh ke Ketua DPRA sudah dibalas. DPRA dalam surat balasannya sepakat untuk pemberhentian Sayid Fadhil.

Beredar kabar, Plt Gubernur Aceh sudah menyiapkan satu nama untuk menjadi Plt Kepala BPKS. Informasi yang diterima AJNN, nama yang akan duduk sebagai Plt Kepala BPKS yakni mantan Sekda Aceh Tamiang, Razuardi Ibrahim.

Sementara itu, Razuardi Ibrahim ketika dikonfirmasi AJNN mengaku sudah dipanggil Plt Gubernur Aceh, ke pendopo. Disana, kata Razuardi, Nova Iriansyah sempat menjelaskan secara umum bagaimana BPKS dan Sabang

"Sudah dipanggil, dalam pertemuan itu Plt Gubernur menjelaskan secara umum tentang BPKS dan Sabang, selanjutnya memanggil perwakilan Badan Kepegawaian Negara (BKN), untuk menjelaskan tentang administrasi saya, jangan sempat nanti ketika diberikan jabatan jangan ada kaitan dengan jabatan lain," kata Razuardi Ibrahim kepada AJNN, Kamis (10/1).

Razuardi mengaku senang bisa mendapatkan pencerahan dari Plt Gubernur Aceh. Apalagi, pekerjaan yang diembannya selama ini tidak sama seperti pekerjaan di BPKS.

"Saya rasa itu kan pencerahan yang sangat baik untuk saya, karena saya masuk dalam wilayah kerja yang tidak seperti kemarin sebagai Sekda Tamiang, kalau jadi nanti kan beda kerja-kerjanya," ungkapnya.

Sebagai bawahan, Razuardi mengaku siap apabila ditunjuk untuk membenahi BPKS. Untuk kerja tahap awal, ia mengaku akan mengevaluasi seluruh pekerjaan yang sudah dikerjakan oleh pendahulunya.

"Kerja-kerja awal ya sederhana dulu lah, kami evaluasi semua. Orang kan sudah bekerja, kemudian benahi yang kurang-kurang, pencapaian sesuatu itu kan dari evaluasi," jelasnya.

Pemberitahuan Mulai Tender/Seleksi Sekda Aceh

Komentar

Loading...