Dinkes Aceh Kirim 13 Jenis Obat Bagi Korban Banjir Lhoksukon

Dinkes Aceh Kirim 13 Jenis Obat Bagi Korban Banjir Lhoksukon
Kondisi rumah warga yang tergenang banjir di Lhoksukon. Foto: Ist

BANDA ACEH - Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh telah mengirim bantuan obat-obatan sebanyak 50 dus yang terdiri dari 13 jenis obat ke lokasi Banjir di Lhoksukon, Aceh Utara

"Sudah kita kirimkan bantuan obat-obatan sebanyak 5.545 dari 13 jenis. Dari seluruh obat yang dikirim paling banyak obat salep gatal," kata Kepala Dinkes Aceh Hanif, Rabu (6/12).

Hanif juga menyebutkan obat-obat yang dikirim diutamakan untuk mengobati penyakit yang ditimbul akibat banjir, seperti penyakit kulit dan Infeksi saluran pernafasan Akut (ISPA).

"Rata-rata korban banjir di Lhoksukon terserang gatal-gatal. Selain itu juga kita kirimkan antibiotik," ujar Hanif.

Selain mengirimkan antibiotik dan salep kulit, Dinkes Aceh juga telah mengirim 10 ampul obat anti bisa ular ke pihak Dinas Kesehatan Aceh Utara untuk didistribusikan ke sejumlah pelayanan kesehatan yang membutuhkan terutama di lokasi yang terkena musibah banjir.

"Kenapa obat anti bisa ini kita kirimkan, karena kemarin ada tiga orang korban banjir di Lhoksukon digigit ular. Apalagi serum anti bisa persediaannya sudah habis," katanya.

Banjir yang melanda Aceh Utara beberapa hari terakhir menyebabkan fasilitas kesehatan terendam air. Meski begitu, pelayanan kesehatan tetap berjalan.

"Akibat terendam banjir, pelayanan kesehatan dipindahkan ke daerah yang tidak terendam air, seperti ada yang buka pos pelayanan di area masjid. Jadi," kata Hanif.

Pasca banjir yang melanda sebagian Aceh Utara, Dinkes Aceh dan Aceh Utara akan terus melakukan pemantauan para korban banjir yang masih berada di lokasi pengungsian.

"Kita akan terus pantau gejala-gelaja penyakit yang timbul pasca banjir, sehingga penyakit yang mulai menyerang korban banjir bisa cegah," ujarnya 

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...