Unduh Aplikasi

Dinding Rumah Tgk Imuem Dirobohkan, Keluarga Mengaku Kecewa

Dinding Rumah Tgk Imuem Dirobohkan, Keluarga Mengaku Kecewa
Kondisi dinding rumah paska di hancurkan. Ist

LHOKSEUMAWE – Dinding Rumah Burhanuddin Kaoy (61) warga Dusun Kampung Keramat,Gampong Sp IV, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe akhirnya di robohkan petugas sesuai dengan keputusan Pengadilan Negeri Lhokseumawe. Namun, keluarga mengaku kecewa, karena hanya itu rumah satu-satunya tempat hunian mereka.

“Kami sangat kecewa dengan kondisi dinding rumah yang dirobohkan itu, karena hanya ini tempat tinggal kami. Sekarang saya hanya tinggal bersama satu orang anak, sementara suami sudah di dalam penjara sejak dua bulan terakhir,” kata istri Burhanuddin Kaoy, Zubaidah kepada AJNN.

Zubaidah menambahkan, Ia bersama satu orang anaknya terpaksa harus tetap tinggal di rumah tersebut, karena rumah tidak mungkin ditinggalkan dalam keadaan kosong. Meskipun dengan kondisi dinding yang sudah bolong-bolong, namun Ia dan satu orang anaknya akan tetap huni rumah tersebut.

“Kami sudah ikhlas, dan saya terus bersabar menghadapi kondisi dan keadaan yang sedang saya hadapi sekarang. Karena bagi saya Allah yang maha tahu segalanya,” ungkapnya.

Dikabarkan sebelumnya, Burhanuddin Kaoy (61) warga Dusun Kampung Keramat, Gampong Sp IV, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, hanya bisa tertunduk lesu di dalam ruang sidang Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Selasa (3/1).

Dia didakwa menyerobot 20 sentimeter tanah tetangganya, T Ilza Noer, seorang panitera di Mahkamah Agung.

Dalam persidangan itu, Burhanuddin, yang hadir tanpa didampingi pengacara, mengungkapkan kejanggalan yang dialaminya dalam perkara sengketa tanah itu.

Menurut Burhanuddin, pada 2007, dia membeli sepetak tanah selebar 4 meter dengan panjang 15 meter dari Ayub Hanafiah, warga Kampung Keramat, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.

 

Radio Baiturrahman

Komentar

Loading...