Unduh Aplikasi

Diklaim Dekat dengan Masyarakat, Reje Kampung Minta Ahmadi Dibebaskan

Diklaim Dekat dengan Masyarakat, Reje Kampung Minta Ahmadi Dibebaskan
Bupati nonaktif Bener Meriah Ahmadi usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK. Foto:Antara

BANDA ACEH - Sebuah petisi berkop Pemerintah Kabupaten Bener Meriah beredar. Isinya, meminta majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi membebaskan Ahmadi, Bupati Bener Meriah, dari jerat hukum. Surat ini ditandatangani oleh sejumlah reje kampung (geuchik) dan tokoh masyarakat. 

"Dengan tidak mendahului ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku dan tidak pula bermaksud mendahului kebijakan yang mulia Majelis Hakim, menurut hemat pemohon tidaklah salah, malah ada baiknya para pemohon memohon Majelis Hakim agar berkenan memberikan putusan perkara tindak pidana korupsi atas nama saudara Ahmadi, dengan putusan membebaskan saudara Ahmadi dari segala dakwaan jaksa atau setidak-tidaknya dengan putusan seringan-ringannya. 

Mereka meminta majelis hakim mempertimbangkan kedekatan Ahmadi dengan masyarakat meski dia baru menjabat sebagai kepala daerah. Ahmadi juga disebut sebagai sosok yang peduli terhadap aspirasi positif, baik yang berkenaan dengan infrastruktur, sosial budaya dan masyarakat Bener Meriah.

Para pemohon mengatakan penangkapan Ahmadi oleh KPK dalam kasus dugaan suap proyek yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh itu membuat mereka dan masyarakat terpukul. Mereka juga meyakini Ahmadi dapat membangun Bener Meriah sesuai aspirasi masyarakat.

Surat permohonan, Camat,Reje Kampung dan tokoh masyarakat Bener Meriah kepada Hakim Tipikor.Foto:Ist.

Meski menyebut harapannya masih sebatas mimpi, namun pemohon berharap sosok Ahmadi yang kini ditahan KPK, dapat kembali melanjutkan jabatannya sebagai bupati. 

Surat yang sama juga ditembuskan kepada unsur Forkopimda Bener Meriah itu. Menutup surat, para pemohon memohon agar majelis hakim diberikan taufik dan hidayah untuk membebaskan Ahamdi.

Surat permohonan, Camat,Reje Kampung dan tokoh masyarakat Bener Meriah kepada Hakim Tipikor.Foto:Ist.

Ahmadi didakwa sebagai penyuap Irwandi. Dia diduga memberikan uang Rp 500 juta kepada Irwandi sebagai upeti atas proyek Rp 1,5 miliar DOKA yang dialokasikan Irwandi untuk Bener Meriah. Keduanya menjalani sidang berbeda atas perkara ini. 

Komentar

Loading...