Ucapan Idul Fitri PLN
Topik

Diduga Pelaku Begal, Dua Pemuda Diamankan Warga

·
Diduga Pelaku Begal, Dua Pemuda Diamankan Warga
ilustrasi. Foto: Net

ACEH BARAT - Masyarakat Desa Suak Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, mengamankan dua pria yang diduga merampok dan mengancam pengunjung pantai Ujung Karang Desa setempat.

Salah seorang tokoh pemuda Desa Suak Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Febi Munanda, Senin, (19/6) mengatakan selama ini aksi kejahatan pengancaman pengunjung pantai wisata itu sudah sering mereka dengar, akan tetapi pelakunya tidak pernah diketahui.

"Selama ini sudah sering terjadi, ulah mereka banyak warga resah, seakan-akan pelakunya warga sini, jadi kami masih terus cari tahu, tadi malam barulah terungkap,” kata Febri.

Menurutnya pelaku merupakan warga pendatang dari luar Kabupaten Aceh Barat yang selama ini bekerja di daerah itu.

Dirinya menambahkan, kedua pelaku tersebut berinisial M dan satu lainnya berinisial B, keduanya ditangkap pemuda desa beserta Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Johan Pahlawan dan Reskrim Polres Aceh Barat setelah mendapat laporan dari salah seorang korban yakni Febri Suandi (17), yang mengalami kejadian tersebut pada Minggu, (18/6) malam, sekira pukul 20.15 WIB

Menurut Suandi, dirinya saat itu usai berbuka puasa melintas di jalan kawasan Pantai Ujung Karang bersama rekannya bernama Hera, namun ditengah jalan ia dihadang dua pelaku dengan menggunakan senjata tajam jenis parang.

“Saya dituduh mesum bersama rekan saya, padahal kami hanya melintas usai buka puasa di KFC,” kata Suandi

Pelaku menahan dan menyita semua benda berharga milik korban, meminta dibelikan dua ekor kambing untuk kampung dan mengancam akan memanggil orang sekampung untuk menangkap korban bila tidak menyerahkan uang tunai berapapun yang diminta.

"Dia pegang senjata tajam (parang) di tangan, dia bawa saya ke belakang kafe miliknya, dua unit hp saya disita, uang saya di dompet Rp 350 ribu juga diambil, kemudian dia minta lagi satu juta," katanya.

Suandi mengaku melintasi jalan tersebut usai berbuka bersama teman-teman sekolahnya, kemudian sebelum pulang mereka jalan-jalan, naas mereka dituduh melakukan perbuatan khalwat padahal saat melintasi jalan itu dengan roda dua.

Didampingi orang tuanya Masri Suandi menjelaskan, awalnya korban bersama temannya bermaksud menuruti keingginan pelaku karena takut dengan ancaman, tiba di jalan mereka menghubungi nomor handphone miliknya yang ada pada pelaku, namun tidak bisa dihubungi.

"Saat kembali ke lokasi, kedua pelaku sudah tidak ada sehingga saya melaporkannya kepada Polsek Johan Pahlawan. Orang kampung sini rupanya sering mendengar ada kejadian-kejadian seperti itu di sana, sayakan tidak tahu,"imbuhnya.

Kedua pelaku diamankan oleh Polsek Johan Pahlawan karena warga desa sudah geram melihat perbuatan pelaku yang selama ini dianggap mencoreng nama baik desa mereka yang seolah-olah tidak menerima pengunjung ke pantai wisata.

Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo, melalui Kapolsek Johan Pahlawan AKP Ahli Yanaris membenarkan telah menerima pelaporan dari warga dan penangkapan terhadap dua terduga pelaku kejahatan tersebut dan hingga kini masih diproses.

Ucapan Idul Fitri Pemkab Pidie Jaya
Ucapan Selamat BPMA
HUT Pidie Jaya 10 Tahun

Komentar

Loading...