Diduga Dewan di Pidie Bangun Dua Rumah Anaknya dengan Dana Aspirasi

Diduga Dewan di Pidie Bangun Dua Rumah Anaknya dengan Dana Aspirasi
Dua rumah yang dibangun diduga menggunakan dana aspirasi

PIDIE - Pembangunan dua unit rumah dhuafa yang dibangun di lingkungan Tanjung Harapan Gampong Keramat Luar, Kecamatan Kota Sigli, Pidie dinilai tidak tepat sasaran.

Rumah tersebut disinyalir dibangun dari dana aspirasi Tgk Ismail Abubakar salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie.

Dalam daftar kegiatan pembangunan Kabupaten Pidie tahun 2017, yang telah ditetapkan dalam peraturan Bupati Pidie Nomor 38 tahun 2017, penerima rumah tersebut atas nama Marthunis dan Mardha yang belakangan diketahui merupakan anaknya Ismail Abubakar.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Pidie, Zulfikar ST saat dikonfirmasi AJNN, Senin (2/10) membenarkan dua unit rumah duafha yang dibangun di Gampong Keramat Luar atas nama Marthunis dan Mardha menggunakan aspirasi Tgk Ismail Abubakar salah satu anggota DPRK Pidie.

"Pos anggarannya berada di Disperkim, dengan pagu anggaran perunit rumah sebasar Rp 85 juta, dari sumber Dana Alokasi Umum (DAU) 2017, namun dikelola melalui Aspirasi dewan ,"katanya.

Menyangkut penerima manfaat, Zulkifli mengaku bukan wewenang Disperkim, namun pihaknya hanya menerima nama-nama penerima manfaat yang diusulkan dewan yang bersangkutan.

"Kami tidak mengetahui rumah itu ternyata tidak tepat sasaran karena kami tidak dilibatkan dalam melakukan verifikasi begitu juga dalam proses pembangunannya,"ujarnya.

Kata dia, jika memang ada laporan dari Keusyik gampong setempat melalui camat setempat bahwa tidak tepat sasaran, pihaknya siap menghentikan pembangunan rumah tersebut

“Apabila nanti diketahui tidak tepat sasaran kami siap menghantikan berdasar laporan kecamatan,” pungkasnya.

Sementara Hafid kepala lorong di Tanjong Harapan yang dikonfirmasi wartawan melalui selaluranya juga membenarkan ada proyek pembangunan dua unit rumah dusun setempat di tanah milik Tgk Ismail Abubakar yang saat ini sedang dibangun.

Bahkan, pihaknya sudah bertemu dengan Tgk Ismail guna menanyakan informasi yang berkembang di masyarakat terkait pembangunan rumah itu.

“Informasi rumah itu untuk dhuafa, makanya kami menanyakan rumah itu kepada Tgk Is, namun dia mengatakan bahwa rumah itu miliknya dan dibangun mengunakan uang pribadi,”

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...