Di-PAW, Makrum Melawan

Di-PAW, Makrum Melawan
Makrum Thahir. Foto: Aceh Terkini

BANDA ACEH - Bekas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai Aceh, Makrum akan mengajukan kasasi atas putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh terkait gugatannya.

Dalam putusan itu disebutkan, Pengadilan Negeri Banda Aceh tidak berwenang mengadili perkara Pergantian Antar Waktu yang diusulkan Partai Aceh terhadap Makrum karena di partai ada mahkamah partai.

"Ternyata di PA itu tidak ada mahkamah partai sehingga saudara Makrum tidak pernah dipanggil, langsung di-PAW," kata kuasa hukum Makrum, M Isa Yahya saat dihubungi AJNN. Minggu (12/11)

Isa Yahya menyebutkan, Senin (13/11) besok akan mendaftarkan kasasi ke Mahkamah Agung karena berdasarkan aturan putusan harus inkrah dulu.

"Kita meminta Mahkamah Agung memeriksa kembali berkas perkara itu." katanya.

Dia menyebutkan, soal pelantikan Dahlan Jamaluddin sebagai anggota DPRA menggantikan Makrum biarlah berjalan seperti yang dijadwalkan karena memang sudah ada SK Kemendagri.

Baca: Besok, Dahlan Dilantik Jadi Anggota DPRA Gantikan Makrum

"Namun kita menganggap SK Kemendagri tentang Pemberhentian Makrum itu cacat hukum karena belum ada putusan inkrah," katanya

Isa Yahya menyebutkan, Mendagri juga tidak komitmen atas apa yang pernah disampaikan dalam surat sebelumnya yakni 161.11/6903/OTDA tanggal 7 September 2017.

"Dimana isi dalam surat itu menolak usulan PAW, kemudian pada tanggal 27 Oktober Kemendagri justru mengeluarkan SK Pemberhentian Makrum," katanya

Selain itu, kata Isa, surat pembatalan PAW yang pernah dikeluarkan DPA PA tidak diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri, Sehingga besar kemungkinan Kemendagri tidak tahu pernah ada pembatalan usulan PAW Makrum.

Sail Sabang 2017 Humas Provinsi Aceh
MTQ XXXIII 2017
data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...