Destinasi Wisata Pulau Banyak Masih Terhalang Transportasi

Destinasi Wisata Pulau Banyak Masih Terhalang Transportasi
Sejumlah wisatawan menikmati eksotisme laut Pulau Ujung Lolok Kepulauan Banyak.

ACEH SINGKIL - Destinasi wisata Pulau Banyak cukup potensial dikembangkan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, panorama alamnya sangat menggugah wisatawan berkunjung ke Pulau itu.

Namun selama ini, sarana trasportasi kerap menjadi penghambat minat wisatawan untuk berkunjung ke pulau yang dikenal dengan keindahan pantainya itu. Kurangnya transportasi yang memenuhi standar keselamatan dan tidak terjadwalnya jam keberangkatan kapal penyeberangan dengan baik membuat wisatawan acap kali terlantar.

Jika ingin meraup PAD dari sektor wisata, pemerintah setempat, utamanya dinas teknis dituntut bekerja keras persoalan tersebut.

"Sangat besar dampak negatifnya jika transportasi tamu-tamu ke Pulau banyak tidak sesuai kebutuhan," kata Satiman, Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (PHBI) Aceh Singkil, Jum'at (8/9).

Dia menyebutkan wisatawan sering kesulitan mencari angkutan penyeberangan. Pemerintah harus menuntaskan persoalan transportasi jika serius ingin menjadikan Pulau Banyak sebagai tujuan wisata.

Dikatakan Satiman, transportasi merupakan faktor penunjang utama masuk dan keluarnya wisatawan ke Pulau Banyak. Tak hanya penyeberangan dari Singkil, transportasi antar pulau juga tak kalah penting untuk segera ditata pemerintah.

"Sedangkan lengkap saja fasilatas transportnya, kita terkadang punya krusial seperti badai yang kadang mengakibatkan kapal tak bisa berlayar, apalagi dengan kondisi seperti saat ini," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Singkil, Faisal yang dimintai tanggapanya mengatakan transportasi penyeberangan menuju Pulau Banyak sebenarnya cukup terbantu dengan adanya boat tradisional, hanya saja jadwal keberangkatanya belum tersusun dengan baik.

"Sebenarnya saat ini setiap hari ada angkutan penyeberangan, Kapal Feri seminggu dua kali, boat tradisional setiap hari, ditambah lagi speed boat, Inkamina milik Dinas Perikanan, di perhubungan juga baru menambah satu armada lagi, hanya saja belum terjadwal dengan baik," kata Faisal.

Faisal mengaku saat ini pihaknya sedang menyiapkan pusat informasi jadwal keberangkatan termasuk tarif harga sehingga tamu yang datang dapat menyesuaikan jam keberangkatan armada penyeberangan.

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...