Unduh Aplikasi

Denpom IM/1 Lhokseumawe Tangkap 10 Ton Minyak Mentah Ilegal

Denpom IM/1 Lhokseumawe Tangkap 10 Ton Minyak Mentah Ilegal
Personel Denpom IM/1 Lhokseumawe memperlihatkan barang bukti menyak mentah ilegal yang ditangkap, Jumat (10/8). Foto: Sarina

LHOKSEUMAWE - Dentasimen Polisis Militer (DENPOM) Iskandar Muda/1 Lhokseumawe menangkap dua truk pembawa minyak mentah ilegal, di Jalan Elak, Simpang Len, Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe. Dari penangkapan itu pihaknya berhasil mengamankan 94 drum minyak ilegal dengan jumlah diperkirakan 10 ton.

Komandan Dentasemen Polisi Militer IM/1 Lhokseumawe, Letkol Cpm Suharto mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan pada Kamis (9/8) malam. Berawal dari informasi warga yang menyatakan kalau dikawasan tersebut akan melintas truk pengangkut minyak mentah dari Gampong Blang Seupeng, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen.

“Setelah mendangar informasi itu kita kerahkan personel untuk melakukan pengecekan dan pengendapan, kemdudian melihan dua unit Truk Mitsubishi Colt Diesel Nopol BL 8701 dan truk Colt Diesel 120 PS Nopol BL 8595 LF melintas di kawasan itu,” katanya, saat diwawancarai wartawan, Jumat (10/8).

Sambungnya, setelah dilakukan pengecekan oleh anggota, ternyata ke dua truk tersebut terbukti membawa menyak mentah ilegal dengan jumlah yang satu truk membawa 48 drum dan satu truk lagi dengan jumlah 46 drum, masing-masing drum berisikan 200 liter minyak mentah dengan jumlah total diperkirakan 10 ton.

“Barang bukti sudah kita amankan di Madenpom IM/1 guna proses penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Dalam penangkapan itu, kata Suharto, pihaknya mengamankan empat orang yakni berinisial SB (27), MI (31) berperan sebagai sopir, dan MU (27), SA (18) berperan sebagai kernet.

“Selain mengamankan 10 ton minyak mentah ilegal yang di bawa dari Kabupaten Bireuen, kami juga menangkap empat orang tersangka tersebut,” kata Suharto.

Ia menceritakan SB dan MU saat itu membawa minyak mentah ilegal menggunakan Truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi BL 8701 AG, kedua tersangka ini merupakan warga asal Kabupaten Bireuen.

Dalam mobil mereka kemudi, setelah dilakukan pemeriksaan oleh anggota terdapat 48 drum minyak mentah dengan masing-masing isi 200 liter.

“Anggota kami sempat memeriksa dokumen pengangkutan minyak mintah tersebut, namun kedua tersangka tersebut tidak dapat menunjukkannya surat resmi pengangkutan tersebut,” ungkapnya.

Sementara MI dan SA mengangkut minyak mentah ilegal itu menggunakan truk Colt Diesel 120 PS bernomor polisi BL 8595 LF. Di truk yang mereka kemudikan terdapat barang bukti sebanyak 46 drum minyak mentah dengan isi masing-masing 200 liter per drum.

“Setelah kami lakukan introgasi dengan ke empat tersangka, diduga ada keterlibatan oknum Brimob Jeulikat berinisil R. Sehingga kami sudah koordinasikan dengan kapolres disini, kalau oknum tersebut akan kita limpahkan ke Polresta Banda Aceh,” ungkapnya.

Radio Baiturrahman

Komentar

Loading...