Debu Batubara Masuk ke Rumah Warga, Bupati Aceh Barat Berang

Debu Batubara Masuk ke Rumah Warga, Bupati Aceh Barat Berang
Ketua PNA Aceh Barat menunjukkan debu batubara yang diambil dari lantai rumah warga. Foto: Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Bupati Aceh Barat Teuku Alaidinsyah akan bertindak tegas terhadap perusahaan tambang batubara PT.Mifa Bersaudara jika terbukti debu yang masuk pemukiman warga Dusun Pertanian, Desa Peunaga Cut Ujung, Kecamatan Meureubo, adalah milik perusahaan tersebut.

Baca: Limbah Batubara di Kawasan Pantai Indra Puri Lumpuhkan Ekonomi Warga

Haji Tito--sapaan akrab Teuku Alaidinsyah--telah memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan untuk mengambil sampel debu batubara yang masuk ke dalam pemukiman dan perumahan warga.

“Kami sudah minta DLHK mengambil sampel dan melakukan pemeriksaan terhadap paparan debu batubara tersebut. Jika nantinya terbukti milik Mifa, kami akan ambil tindakan tegas terhadap perusahaan itu,” kata Haji Tito, Sabtu (12/8).

Baca: Debu Batubara Masuk Pemukiman Warga, PNA Laporkan PT Mifa ke Gubernur

Haji Tito menjelaskan debu yang masuk kepemukiman warga Desa Peunaga Cut Ujung itu kemungkinan besar milik Mifa dan PLTU Nagan Raya. Pasalnya pemukiman tersebut sangat dekat dengan kedua perusahaan tersebut.

"Selain uji lab debu batubara di Peunaga Cut Ujung, saya juga meminta uji lab limbah batubara yang mengotori Pantai Suak Indra Puri, untuk melihat tingkat kerusakan lingkungan dan air laut pantai itu," ujarnya.

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...