Unduh Aplikasi

Cinta Pandangan Pertama, Penyebab Penjual Cendol Dibunuh Selingkuhan Istri

Cinta Pandangan Pertama, Penyebab Penjual Cendol Dibunuh Selingkuhan Istri
Kedua pelaku pembunuhan berencana di Aceh Utara. Foto: AJNN.Net/Safrizal

ACEH UTARA - Dua tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Zajuli, tukang es cendol keliling di Gampong Ujong Kulam, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, terancam hukuman minimal 15 tahun penjara dan maksimal hukuman mati.

Hal itu disampaikan Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin, SIK konfrensi pers yang digelar di Aula Tri Brata Polres setempat, Jumat (25/1). Kedua tersangka yaitu Musliadi alias Adi Pukik (25) dan Jamaliah (30) juga dihadirkan.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin, mengatakan, Musliadi merupakan warga asal Gampong Matang Manyam, Kecamatan Baktiya yang berprofesi sebagai nelayan. Sedangkan Jamaliah merupakan istri korban pembunuhan itu.

Jamaliah diduga aktor utama dalam kasus tersebut dengan cara menyuruh Musliadi untuk membunuh suaminya sendiri (Zajuli), yang bekerja sebagai tukang es cendol. Kasus itu terjadi pada Sabtu 15 September 2018 lalu. Menurut hasil olah TKP, korban dibunuh dengan cara digorok lehernya menggunakan parang.

"Minggu lalu, termonitor keberadaan dua tersangka itu. Lalu, Selasa (22/1) kemarin, petugas menangkap tersangka Musliadi di Belawan, Medan, Sumatera Utara, dan kemudian ditangkap tersangka Jamaliah di Banda Aceh,” kata AKBP Ian Rizkian Milyardin, didampingi Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah, Kasubag Humas AKP M Jafaruddin dan sejumlah perwira lainnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah yang mendampingi Kapolres Ian menjelaskan, pembunuhan dilakukan secara berencana, karena keduanya sudah menjalin hubungan asmara.

Keterangan dari Adi, motifnya adalah Jamaliah mencintai Adi. Sehingga keduanya ada niatan untuk menikah setelah pembunuhan selesai dan ingin menguasai harta almarhum.

Baca: Pembunuh Tukang Cendol di Aceh Utara Ternyata Selingkuhan Istrinya

"Si Adi mengaku mau menghabisi korban dengan cara menggorok leher korban dengan sebilah parang, karena dia jatuh cinta pada pandangan pertama dengan istri korban,” kata Kasat.

Rezki mengatakan, berdasarkan pengakuan Adi, mereka sudah lama menjalin hubungan asmara setelah berkenalan melalui Facebook, bahkan keduanya telah berhubungan badan.

sebelum mengamankan tersangka Adi, kata Rezki, petugas Polres Aceh Utara yang dibantu Tim Polda Aceh memeriksa sejumlah saksi, termasuk famili korban.

“Beberapa saksi yang kami minta keterangan tidak ada kendala ya, semuanya hadir. Namun si Adi ini yang waktu itu belum kami tetapkan tersangka atau masih kami curigai, sempat hilang posisi keberadaannya,” ujar Rezki.

Kepada sejumlah wartawan, Adi mengaku memang berencana untuk menikah dengan istri korban. Saat ditanya soal status dirinya, Adi mengaku telah berkeluarga dan memiliki dua orang anak. Ia mengaku jatuh cinta pada istri korban karena pandangan pertama.

“Iya, ingin menikah dengannya. Iya sudah dua anak,” kata Adi membenarkan sejumlah pernyataannya.

Sedangkan Jamaliah dalam konfrensi pers itu tidak berkutik saat dikonfirmasi para wartawan. Dia hanya terlihat menunduk dan menutup muka dengan jilbabnya.

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin

Komentar

Loading...