Unduh Aplikasi

Butuh Anggaran Rp 45 Miliar untuk Normalisasi Sungai di Aceh Utara

Butuh Anggaran Rp 45 Miliar untuk Normalisasi Sungai di Aceh Utara
Surat Dinas Pengairan ke Gubernur Aceh. Foto: Ist

BANDA ACEH - Dinas Pengairan Aceh menyampaikan kondisi banjir di Aceh Utara ke Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Dalam surat itu dijelaskan banjir di Aceh Utara disebabkan karena meluapnya delapan sungai yaitu Sungai Krueng Pase, krueng Keureuto, Krueng Buloh, Krueng Mane, Krueng Sawang, Krueng Nisam, Alue Meunasah Dayah, dan Alue Leuhob.

Berdasarkan pengamatan lapangan dan koordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Aceh Utara diperlukan rehabilitasi dan normalisasi sungai yang merupakan wewenang dan tanggungjawab Pemerintah Aceh sepanjang 16,52 Km dengan kebutuhan biaya Rp 45 miliar.

Surat tersebut tertanggal 8 Desember dengan nomor surat 360/A/4662/2017, dengan perihal laporan kejadian bencana banjir akibat luapan sungai-sunagi di Aceh Utara.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengairan Aceh Hasanuddin membenarkan surat tersebut. Surat itu disampaikan sehubungan dengan surat pernyataan bencana dari Bupati Aceh Utara dan keputusan Bupati Aceh Utara tentang penetapan status tanggap darurat penanganan bencana alam banjir.

"Kami menyampaikan laporan banjir di Aceh Utara. Seraya menyampaikan solusi untuk normalisasi sungai dengan memasukkan anggaran ke APBA 2018," kata Hasanuddin kepada AJNN, Selasa (13/12).

Ia mengatakan akibat luapan sungai-sungai tersebut juga terjadi erosi tebing dan longsoran, serta pada beberapa lokasi terdapat tanggul yang jebol. 

"Penambahan anggaran ini kan harus disampaikan dulu ke gubernur, semoga anggarannya bisa masuk dalam APBA 2018," ujar Hasanuddin yang juga bekas Plt Wali Kota Banda Aceh itu.

Komentar

Loading...