Hasanudin
Unduh Aplikasi

Buron Empat Tahun, Terpidana Korupsi Pembangunan Pasar di Tamiang Ditangkap

Buron Empat Tahun, Terpidana Korupsi Pembangunan Pasar di Tamiang Ditangkap
ilustrasi. Foto: Merdeka

ACEH TAMIANG - Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tamiang menangkap S, terpidana korupsi pembangunan pasar tradisional dan sarana pendukung lainnya di Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang pada 2010 dengan kerugian Rp 153.002.962.

Kejari Aceh Tamiang, Irwinsyah SH melalui Kasi Pidsus, Mohammad Iqbal HS MH kepada wartawan, Senin (12/3) mengatakan, terpidana S ditangkap di sebuah rumah makan di kawasan Batoh, Banda Aceh, Sabtu (10/3) kemarin.

M. Iqbal menjelaskan, terpidana S sudah masuk buron Kejaksaan Aceh Tamiang selama empat tahun sejak dikeluarkan putusan Mahkamah Agung (MA) RI pada 2013 silam.

"Dalam putusan tersebut, S dinyatakan terbukti melakukan korupsi secara bersama-sama terpidana lain yang sudah menjalani hukuman," kata M. Iqbal.

Dikatakan M. Iqbal, terpidana S merupakan Direktur PT Loeh Raya Perkasa atau direktur perusahaan yang mengerjakan proyek Dinas Koperindag Aceh Tamiang dengan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2010.

“S divonis pidana penjara selama satu tahun dengan denda Rp 50 juta serta pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp 38 juta lebih lagi, karena dia sudah pernah membayar sebelumnya sekitar Rp 80-an juta,” kata M. Iqbal.

Menurut M. Iqbal, dalam kasus korupsi tersebut terdapat tiga orang terpidana. Namun dua orang lainnya sudah menjalani masa hukuman pasca turunnya putusan MA RI.

Saat ini, kata M. Iqbal, terpidana S sudah di masukkan ke dalam Lapas Kualasimpang setelah ditangkap di Banda Aceh.

Adi Maros
Gratis Bea Balik Nama Non BL - SAMSAT Aceh
Gayo Alas Mountain Int Fest 2018

Komentar

Loading...