Bupati Aceh Besar: Kami Ingin Kehadiran IPDN Tanpa Intervensi

Bupati Aceh Besar: Kami Ingin Kehadiran IPDN Tanpa Intervensi
Bupati Aceh Besar Mawardi Ali bertemu dengan Sekjen Kemendagri Yuswandi A. Temenggung, Kamis (7/12). Foto: Ist

BANDA ACEH - Bupati Aceh Besar Mawardi Ali sangat menginginkan rencana Pemerintah Pusat mendirikan kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) regional Aceh nantinya tanpa intervensi politik maupun kekuasaan melainkan harus melihat secara objektif.

"Kami inginkan kehadiran kampus itu tanpa ada intervensi politik dan kekuasaan, tapi betul-betul objektif," kata Mawardi Ali kepada AJNN, Kamis (7/12).

Baca: Hasil Survei Lokasi IPDN Aceh Belum Diserahkan ke Menteri

Kata Mawardi, rencana pembangunan kampus ini dulunya adalah pinangan Aceh Besar dan Kota Sabang, namun karena Sabang tidak memenuhi, maka secara otomatis Aceh Besar yang menjadi pilihan lainnya.

"Tidak boleh dipinang di atas pinangan, ini pinangan Aceh Besar dulu sama Sabang, namun karena Sabang tidak memenuhi syarat, berarti Aceh Besar lah," ujarnya.

Baca: Gubernur Rekomendasi IPDN di Bireun, Anggota DPRK Aceh Besar Protes

Mawardi berharap kepada Presiden dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) harus melihat secara mendalam dimana lokasi yang paling tepat membangun IPDN tersebut di Aceh, serta harus berpedoman pada penilaian hasil survey yang sudah dilakukan.

"Kami berharap Presiden dan Mendagri lihat lokasinya yang paling bagus dimana, kalau memang layak Aceh Besar ya dibangun," harap Mawardi Ali.

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...