Unduh Aplikasi

Bulog Lhokseumawe Terima Delapan Ribu Ton Beras Impor

Bulog Lhokseumawe Terima Delapan Ribu Ton Beras Impor
Ilustrasi. Foto: Net

LHOKSEUMAWE - Bulog Sub Devisi Regional (Subdivre) Lhokseumawe menerima alokasi beras impor sebanyak delapan ribu ton dari negara Thailand. Sementara stok beras di Gudang Bulog, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe saat ini hanya tinggal 10 ribu ton.

Kepala Bulog Lhokseumawe, Armia Darsah mengatakan, jumlah stok beras yang tersedia di gudang saat ini sebanyak 10 ribu ton, sementara bulan lalu pihaknya menerima alokasi beras impor dari negera Thailand sebanyak delapan ribu ton.

“Iya benar, kami ada menerima alokasi impor beras sebanyak delapan ribu ton,” kata Armia kepada AJNN, Sabtu (13/10).

Armia menambahkan, sementara untuk pengadaan beras lokal saat ini pihaknya terus mengupayakan. Namun, sejauh ini tidak ada petani yang panen raya, dan harga jual juga mahal ditingkat para petani.

“Terus kami upayakan pengadaan beras dari petani, namun karena belum memasuki panen raya, harga jual di tingkat petani masih mahal,” ungkapnya.

Untuk beras sejahtera (Rastra), kata Armia, saat ini masih dalam proses penyaluran untuk alokasi Oktober sampai dengan Desember 2018 mendatang untuk wilayah Aceh Utara, Bireuen. Sementara untuk Pemko Lhokseumawe selesai disalurkan alokasi Oktober 2018.

“Jumlah rastra seluruhnya sebanyak 2.500 ton,” ujar Armia Darsah.

Komentar

Loading...