Unduh Aplikasi

Buah Kelapa Motif Pembunuhan Purnawirawan TNI di Lhokseumawe

Buah Kelapa Motif Pembunuhan Purnawirawan TNI di Lhokseumawe
Polisi memperlihatkan pelaku dan barang bukti saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe. Foto: Sarina

LHOKSEUMAWE - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe melakukan konferensi pers terkait pembunuhan yang dilakukan oleh MA (46) seorang tukang Becak asal Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe terhadap Muhammad Ridwan (58) seorang purnawirawan TNI AD.

“Jadi, korban ini sering melihat tersangka mengambil buah kelapa di kebun milik korban, dan kemarin saat sedang melintas korban melihat tersangka lalu berhenti untuk menegur korban supaya jangan mengambil buah kelapa lagi di kebunnya,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim Indra T Herlambang, Rabu (11/9).

Baca: Purnawirawan TNI AD Tewas Dibacok di Lhokseumawe

Setelah itu, sambung Kasat, terjadi pertengkaran mulut antara korban dan tersangka lalu tersangka mengambil parang yang tergantung di jok sepeda motor pelaku dan langsung membacok korban sebanyak tiga kali di lehernya.

“Kita juga akan melakukan tes terhadap kejiwaan tersangka, meskipun sebenarnya tersangka sejauh ini tidak memiliki tanda-tanda gangguan jiwa,” ungkapnya.

Dikabarkan sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe menangkap tersangka pembacokan berinisial MA (46) seorang tukang Becak asal Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Selasa (10/9).

Tersangka nekat membacok korban bernama Muhammad Ridwan (58) seorang purnawirawan TNI AD asal Kecamatan Muara Dua, karena terlibat cekcok mulut antara keduanya.

“Saat ini tersangka sudah kami amankan di Mapolres, dalam kasus ini tersangka terancam hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun, dan untuk keterangan lebih lanjut akan kita sampaikan saat konferensi pers nanti,” imbuhnya.

 

Komentar

Loading...