Unduh Aplikasi

BREAKING NEWS: Irwan Faisal Resmi Diberhentikan dari Wakil Kepala BPKS

BREAKING NEWS: Irwan Faisal Resmi Diberhentikan dari Wakil Kepala BPKS
Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf saat melantik pengurus Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Periode 2018-2023. Foto: Ist

BANDA ACEH - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, selaku Ketua Dewan Kawasan Sabang memberhentikan dengan hormat Irwan Faisal, sebagai Wakil Kepala BPKS.

Pemberhentian itu sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Aceh selaku Ketua Dewan Kawasan Sabang bernomor 515/1224/2018 tentang pemberhentian dengan hormat atas permintaan sendiri Wakil Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang.

Dalam surat yang diteken pada 25 Oktober 2015 oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Pemberhentian dengan hormat Irwan Faisal dari jabatannya sebagai Wakil Kepala BPKS atas permintaan sendiri. Keputusan itu berlaku sejak 1 November 2018.

Surat pemberhentian Irwan Faisal dari Wakil Kepala BPKS. Foto: Dok AJNN

Untuk diketahui, Irwan Faisal dilantik menjadi Wakil Kepala BPKS pada bulan Maret 2018. Mereka yang dilantik bersamaan dengan Irwan Faisal yakni Sayid Fadhil sebagai Kepala, Muslem Daud sebagai Deputi Umum, Abdul Manan Deputi Pengawasan, Fauzi Umar Deputi teknik Pengembangan dan Tata Ruang, serta Agus Salim sebagai Deputi Komersial dan Investasi.

Baca: Kepemimpinan Lemah dan Otoriter, Plt Gubernur Aceh Tegur Kepala BPKS

Apabila dihitung sejak bulan Maret, Irwan Faisal baru bekerja selama tujuh bulan lebih. Hingga kini belum diketahui alasan orang nomor dua di BPKS itu mengundurkan diri.

Surat pemberhentian Irwan Faisal dari Wakil Kepala BPKS. Foto: Dok AJNN

Sebelumnya, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengirimkan surat teguran keras kepada Kepala BPKS Sayid Fadhil melalui surat Nomor 515/25881, tanggal 12 Oktober 2018.

Dalam surat tegurannya, Nova Iriansyah memberikan ultimatum kepada Sayid Fadhil agar melaksanakan semua tugas pada BPKS berdasarkan Peraturan Perundang-undangan, dan apabila tidak mengindahkan, Plt Gubernur Aceh selaku Ketua Dewan Kawasan Sabang akan mengambil tindakan tegas sesuai Peraturan Perundang-undangan.

Teguran keras Nova Iriansyah kepada Sayid disebabkan oleh 10 hal yang terinci secara detil dalam suratnya. Ketua Dewan Kawasan Sabang itu menilai kepemimpinan Sayid sangat lemah dan cenderung otoriter, sehingga telah terjadi perpecahan (ketidakkompakan) dalam manajemen BPKS, akibat dari sikap Sayid yang sering bertindak sendiri. Banyak keputusan strategis diambil tanpa musyawarah dengan unsur manajemen lainnya, sehingga tercermin dalam menjalankan kepemimpinan dengan one man show.

Komentar

Loading...