Unduh Aplikasi

BPS Aceh: Kualitas Tenaga Kerja Aceh Masih Rendah

BPS Aceh: Kualitas Tenaga Kerja Aceh Masih Rendah
ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, Wahyudin mengatakan kualitas tenaga kerja di Aceh masih rendah jika dilihat dari tingkat pendidikan. 

"Kualitas tenaga kerja kita masih rendah, masih didominasi oleh pendidikan SMP kebawah," kata Wahyudin kepada wartawan di Banda Aceh, Senin (5/11). 

Data BPS Provinsi Aceh, Agustus 2018, jumlah penduduk yang bekerja menurut pendidikan tertinggi setingkat SD ke bawah merupakan yang paling banyak dibandingkan jenjang pendidikan lainnya yaitu sebanyak 679 ribu orang (30,84 persen) diikuti tingkat pendidikan SMA Umum sebanyak 615 ribu orang (27,92 persen).

Kemudian tingkat pendidikan SMP sebesar 459 ribu orang (20,83 persen), lalu tingkat diploma dan universitas sebanyak 349 ribu orang (15,85 persen) dan terakhir tingkat pendidikan SMK sebanyak 100 ribu orang (4,56 persen). 

Menurut Wahyudin, dari data tersebut terlihat bahwa sebesar 51,67 persen atau 1,1 juta tenaga kerja di Provinsi Aceh masih didominasi oleh tenaga kerja dengan pendidikan yang rendah yaitu setingkat SMP kebawah. 


"Dan mereka itu paling banyak berkeja di sektor pertanian, karena di sektor ini tidak terlalu banyak membutuhkan keahlian," ungkap Wahyudin. 

Berdasarkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), nilai TPT tertinggi adalah angkatan kerja yang memiliki pendidikan tertinggi SMA kejuruan mencapai 10,72 persen dan SMA umum sebesar 9,83 persen. 

Sedangkan TPT terendah adalah penduduk dengan pendidikan tertinggi SD kebawah sebesar 3,22 persen. Nilai TPT tertinggi adalah penduduk dengan pendidikan SMA kejuruan dan SMA umum, menandakan bahwa banyak tenaga potensial lulusan SMA kejuruan dan SMA umum belum terserap secara maksimal ke dunia kerja. 

Selain itu, penduduk yang bekerja di Provinsi Aceh pada Agustus 2018 berjumlah 2,204 juta orang, bertambah sekitar 65 ribu orang jika dibandingkan dengan keadaan Agustus 2017 yang mencapai sebesar 2,139 juta orang, dan bertambah sekitar 4 ribu orang dibandingkan Februari 2018 sebesar 2,200 juta orang.  

Penganggur pada Agustus 2018 sebesar 149 ribu, berkurang sekitar 1 ribu orang dibandingkan Agustus 2017 yang mencapai 150 ribu orang. Jika dibandingkan dengan Februari  2018 berkurang sekitar 5 ribu orang, sebesar 154 ribu orang.  

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Aceh pada Agustus 2018 mencapai 6,35 persen, lebih rendah 0,21 persen dari TPT bulan Agustus 2017 yang sebesar 6,57 persen, dan lebih rendah 0,19 persen dari TPT bulan Februari 2018 sebesar 6,55 persen. 

Dalam setahun terakhir sektor-sektor yang mengalami peningkatan persentase penduduk yang bekerja adalah sektor pertanian (4,17 persen), sektor perdagangan (6,21 persen), sektor jasa lainnya (10,10 persen). Sedangkan sektor-sektor yang mengalami penurunan adalah sektor jasa pendidikan (7,82 persen) dan sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (5,75 persen). 

Komentar

Loading...