Unduh Aplikasi

BMKG: Titik Panas di Aceh Bertambah

BMKG: Titik Panas di Aceh Bertambah
Ilustrasi. Foto: Net

LHOKSEUMAWE – Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofikas (BMKG) Malikussaleh Aceh Utara menyebutkan jumlah titik panas di Provinsi Aceh bertambah menjadi delapan titik. Padahal sebelumnya diketahui hanya terdeteksi tiga titik saja.

Kepala Stasion BMKG Malikussaleh, Nasrul mengatakan, keadaan tersebut diprediksikan akan berlangsung hingga satu hari ke depan. Sementara penyebabnya dikarenakan dari unsur cuaca dan minimnya curah hujan, serta kelembaban udara yang kurang dari 60 persen serta temperature di atas 33 derajat celsius.

“Dengan kondisi tersebutlah sehingga berdampak pada terbakarnya dedaunan kering dan ilalang. Jika terdapat pembakaran lahan, hal ini akan membuat eskalasi kebakaran bertambah,” kata Nasrul, Minggu (14/4).

Sambung Nasrul, sementara wilayah yang terdeteksi titik panas yaitu, di Kabupaten Aceh Timur, Kecamatan Serbajadi terdapat tiga titik dengan tingkat kepercayaan 56-100 persen, di Kecamatan Simpang Jernih terdapat empat titik panas dengan tingkat kepercayaan 61-71 persen.

Di Kabupaten Aceh Utara di Kecamatan Matang Kuli terdapat satu titik panas dengan tingkat kepercayaan 63 persen. Jadi total keseluruhan menjadi delapan titik panas terdeteksi di Provinsi Aceh.

“Namun, seiring dengan berlangsungnya temperature udara, kemungkinan titik panas tersebut akan hilang pada sore hari,” ungkap Nasrul.

Nasrul juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar mewaspadai lahan ilalang kering.

"Hindari pembukaan lahan dengan membakar, memeriksa keamanan jaringan listrik rumah untuk menghindari kebakaran di pemukiman," ujarnya.

Sabang Marine 2019

Komentar

Loading...