Unduh Aplikasi

BI Lhokseumawe siapkan Rp 1.62 Triliun pecahan Rupiah untuk Idul Fitri

BI Lhokseumawe siapkan Rp 1.62 Triliun pecahan Rupiah untuk Idul Fitri
Ilustrasi. Foto: Net

LHOKSEUMAWE - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Lhokseumawe menyiapkan Rp1.62 triliun uang pecahan memenuhi penukaran uang kebutuhan hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Uang pecahan yang disediakan tersebut yakni terdiri dari pecahan, 1000, 2000, 5000, 10.000, 20.000 hingga pecahan nilai 50.000.

Kepala KPw Bank Indonesia Lhokseumawe, Yufrizal mengatakan, kebutuhan uang pecahan rupiah menjelang hari raya Idul Fitri 1440 H, di wilayah kerja KPwBI meliputi 10 kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Aceh.

“Jadi untuk waktu penukaran sendiri, BI dan juga sejumlah perbankan lainnya di wilayah kerja Lhokseumawe sudah terlayani seperti biasa. Namun, untuk memudahkan masyarakat yang ingin menukarkan uang rupiahnya dengan berbagai pecahan nominalnya, maka nantinya akan dilakukan waktu penukaran bersama dengan ditempatkannya mobil penukaran uang di satu lokasi,” kata Yufrizal kepada AJNN, Rabu (16/5).

Yufrizal juga menjelaskan, untuk kebutuhan uang pecahan rupiah dengan berbagai jenis nominal tentu sangat besar menjelang hari raya Idul Fitri. Oleh karena itu, untuk pihaknya akan melakukan penukaran bersama oleh perbankan yang ada di Lhokseumawe.

“Untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan uang pecahan rupiah tersebut, maka kita rencanakan akan digelar penukaran uang di halaman Masjid Islamic Centre, mulai tanggal 27 hingga 29 Mei,” ungkap Yufrizal.

Yufrizal juga berharap, melalui pelayanan dimaksud, Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe dan sejumlah perbankan yang ada di Lhokseumawe, dapat memberikan service excellent, dalam membantu masyarakat guna memenuhi kebutuhan uang pecahan kecil.

Kegiatan penukaran uang rupiah tidak hanya dilayani oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia, namun juga dilayani oleh perbankan lain. Hal itu sesuai dengan amanat UU Mata Uang No.7 tahun 2011 : BAB 5 Penukaran Uang Pasal 22 : ayat 4.

“Kita juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat, masyarakat supaya bijak dan waspada terhadap uangpalsu, mengingat volume uang yang beredar menjelang lebaran dan ada oknum tertentu memanfaatkan momen tersebut,” imbaunya.

Komentar

Loading...