Topik

BI Aceh; Masyarakat Jangan Percaya Berita Hoax Terkait Uang Baru

·
BI Aceh; Masyarakat Jangan Percaya Berita Hoax Terkait Uang Baru

BANDA ACEH - Kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh Ahmad Farid meminta masyarakat agar tidak percaya berita hoax terhadap peredaran uang rupiah emisi 2016 yang telah dikeluarkan.

"Saya tegaskan agar masyarakat untuk tidak percaya berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan," katanya, Selasa (10/1).

Dikatakannya, ada lima isu yang berkembang saat ini terhadap uang rupiah NKRI emisi 2016 salah satunya uang rupiah baru mirip dengan negara Cina, serta ada gambar terlarang palu arit serta isu terhadap gambar pahlawan Cut Meutia yang tidak mengunakan Jilbab.

Menurutnya, uang NKRI emisi 2016 yang telah dicetak sudah sesuai dengan standar nasional, dan uang yang dicetak merupakan uang terbaik diseluruh dunia karena sulit dipalsukan.

"Uang rupiah yang dikeluarkan uang yang terbaik di dunia, karena sangat sulit dipalsukan," jelasnya.

Terkait dengan gambar pahlawan Cut Meutia, menurutnya gambar tersebut sudah mendapatkan persetujuan ahli waris dan dapat dipertanggungjawabkan serta berdasarkan peraturan Presiden.

"Kita tidak bisa mengeluarkan begitu saja jika belum ada persetujuan dari pihak terkait," jelasnya.

Adanya simbol terlarang palu arit pada uang tersebut, kata dia gambar yang dipersepsikan oleh sebagian pihak merupakan logo Bank Indonesia yang dipotong secara diagonal, sehingga membentuk ornamen yang tidak beraturan.

"Gambar itu merupakan gambar saling isi (rectoverso) yang merupakan bagian dari unsur pengaman uang rupiah, agar masyarakat mudah mengenali ciri-ciri keaslian uang sekaligus menghindari pemalsuan, jadi bukan gambar terlarang palu arit," kata Ahmad Farid

Untuk itu, pihaknya untuk tidak percaya akan isu yang beredar yang bertujuan untuk mengasut dan mengadu domba atas peredaran uang rupiah terebut.

"Jadi masyarakat agar tidak terpancing dengan isu yang berkembang, yang mengasut terhadap uang NKRI emisi 2016," imbuhnya.

Komentar

Loading...