Unduh Aplikasi

Berkas Tiga Tersangka Pembunuh Polisi Faisal Dilimpahkan ke Jaksa

Berkas Tiga Tersangka Pembunuh Polisi Faisal Dilimpahkan ke Jaksa
Personil Sat Reskrim Polres Aceh Utara, Selasa (18/12), saat menyerahkan berkas tiga tersangka pelaku pembunuhan Bripka Faisal. Foto: Ist

ACEH UTARA- Penyidik Reskrim Polres Aceh Utara melalui penyidik telah melimpahkan berkas tiga tersangka pelaku pembunuhan Bripka Anumerta Faisal, kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhoksukon, bersama sejumlah barang bukti serta sepucuk senjata api (Senpi) AK-56 beserta megazen, Selasa (18/12).

Ketiga tersangka tersebut adalah, ARI (19), tercatat sebagai warga Gampong Sungai Paoh, Kecamatan Langsa, TAR (31) warga Gampong Pulo U, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara dan WIN (32) warga Gampong Rantau Panjang, Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur. Ketiganya tersangka dijerat dalam perkara tindak pidana penyalahgunaan senjata api. Pelimpahan dilakukan penyidik setelah berkas pertama dinyatakan lengkap (P21).

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Miliyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rizki Kholidiansyah mengatakan, ketiganya merupakan tujuh dari para pelaku yang berhasil ditangkap dalam keadaan hidup. Sedangkan dua tersangka lagi tewas saat dilakikan penangkapan. Dua lainnya ADI (28) warga Rantau Selamat, Aceh Timur, dan Dek Gam alias Tarmizi warga Peureulak, Aceh Timur masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian.

"Setelah dinyatakan rampung pada tahap kedua ini, maka berkas tiga tersangka tadi sekitar pukul 13.20 WIB kita serahkan kembali kepada Kejari Lhoksukon," kata Rezki.

Dirinya menyebutkan, selain bersama tiga tersangka polisi juga menyerahkan barang bukti lainnya, yakni dua buah megazen dan 31 butir peluru AK-56. Sepucuk senpi jenis pistol revolver bersama selongsong amunisi dan dua buah geranat.

"Atas perbuatan mereka ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 338 juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1E KUH Pidana juncto Pasal 1 ayat 1 tentang Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951," jelasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya diberitakan, Bripka Faisal ditemukan tewas dikawasan Pantai Desa Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara pada Minggu (25/8), dengan tiga luka ditubuhnya. Fakta penyelidikan terungkap ternyata Faisal dibunuh dengan cara ditembak menggunakan senpi jenis revolver miliknya sesaat setelah dirampas salah seorang komplotan bajak laut tersebut, yang dilanjutkan dengan penggeroyokan oleh tujuh tersangka geng yang menamai diri kelompok Setan Botak Peureulak.

HUT RI 74 - Pemkab Aceh Jaya
Idul Adha - Bank Aceh
Ubudiyah PMB 2019

Komentar

Loading...