Unduh Aplikasi

Berkas Perkara Pembunuhan Istri dan Dua Anak Tiri di Aceh Utara ke Jaksa

Berkas Perkara Pembunuhan Istri dan Dua Anak Tiri di Aceh Utara ke Jaksa
Rekontruksi pembunuhan di Ulee Madon, Kabupaten Aceh Utara. Sarina

LHOKSEUMAWE – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe telah melimpahkan berkas perkara tersangka Aidil Saputra Ginting, pelaku pembunuhan terhadap istri dan dua orang anak tirinya ke Kejaksaan Negeri Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara.

“Iya benar, berkasnya sudah kita limpahkan ke Jaksa,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim Indra Trinugraha Herlambang kepada AJNN, Minggu (18/8).

Sambungnya lagi, saat ini pihaknya sedang menunggu berkas tersebut P21, setelah itu baru melakukan pelimpahan tersangka Aidil Saputra Ginting tersebut ke Kejaksaan Negeri Lhoksukon.

 Baca: Fakta Baru Terungkap dalam Rekontruksi Pembunuhan Istri dan Dua Anak di Aceh Utara

“Kita sedang tunggu P21, setelah berkasnya dinyatakan lengkap, akan segera kita limpahkan tersangkanya,” ungkap Indra.

Dikabarkan sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe melakukan rekontruksi pembunuhan terhadap Irawati Nurdin (35), Zikra Muniza (12) dan Yazid (1,6) di Gampong Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.

Dalam rekontruksi itu terungkap fakta baru yang tidak diperoleh saat proses BAP pada awal penangkapan tersangka bernisial Aidil Saputra Ginting tersebut. Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim Indra T Herlambang mengatakan, total reka adegan yang dilakukan sebanyak 20 adegan.

Dalam rekontruksi ini juga ikut melibatkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan penyidik serta didampingi penasehat hukum tersangka.

“Memang ada beberapa adegan yang tidak sesuai dengan berita acara, nanti kami akan melakukan penyesuaian terkait fakta baru yang ditemukan tersebut. Juga akan kami gelar kembali perkaranya terlebih dulu,” ungkapnya, Selasa (23/7).

Sambungnya lagi, contoh beberapa keterangan yang berubah dan tidak sesuai dengan BAP saat rekontruksi yaitu ternyata tersangka menikam korban yang merupakan istrinya itu dari belakang, sementara waktu berita acara tersangka tidak ingat kapan penikaman dilakukan terhadap korban tersebut.

“Selain itu, ketika korban melawan dan menyerang balik, tersangka menangkap tangan korban dengan tangan kiri, sebelumnya tersangka mengaku menangkapnya menggunakan tangan kanan. Kenapa memegang dengan tangan kiri, karena sudah memegang senjata tajam di tangan kanan,” jelas Kasat.

HUT AJNN 6th - Inspektorat Aceh Jaya
HUT AJNN 6th - DPC Demokrat Aceh Jaya

Komentar

Loading...