Unduh Aplikasi

KHALIDA MAKMOER

Berkah Instagram

Berkah Instagram

RUANGAN seluas lapangan voli itu riuh dengan suara percakapan, Jumat, 24 Maret 2017. Orang-orang di dalamnya asyik berbincang sembari menyeruput minuman dan menyantap makanan yang disajikan. Dari loudspeaker, alunan musik R ‘n B menghentak-hentak menghangatkan ruangan. Di salah satu meja, terlihat seorang dara menyambut kedatangan Jurnal Aceh di NA Coffee, Setui, Banda Aceh, tersebut.

Namanya Khalida. Dara yang akrab disapa Nyak ini seorang model, khususnya untuk photoshoot produk endorse. Ia lumayan pamor sebagai model endorse di jejaring sosial Instagram. Bahkan, salah satu model endorse dengan bayaran termahal di Banda Aceh.

Di balik itu, Khalida awalnya tak terlalu menyukai modelling. “Ngaku aja ya, karena Khalida tidak pede-an (percaya diri),” ujar mahasiswa semester enam jurusan Ekonomi Akuntasi Unsyiah ini. Sejak di bangku sekolah menengah atas sebenarnya Khalida menyukai modelling. Namun ia menilai posturnya tak mendukung untuk nimbrung dalam dunia model. Khalida pun kemudian membuang jauh rasa ketertarikannya.

Tamat dari sekolah menengah atas pada 2014, ia memutuskan memakai kawat gigi atau behel. Seiring berjalannya waktu Khalida merasakan penurunan berat badan yang drastis pada dirinya. Percaya dirinya kembali. Ia tertarik lagi untuk berkecimpung di modelling dengan mengikuti pemilihan Duta Wisata Kota Banda Aceh pada 2015. Khalida menjadi salah satu finalis dan dinobatkan sebagai Inong Favorit Kota Banda Aceh.

Setelah ajang itu, Khalida berkeinginan mengembangkan bakatnya. Ia bergabung dengan salah satu agensi model di Aceh. Khalida bergabung agar ia lebih mengenal banyak orang dalam bidang modeling tersebut dan menambah pengetahuan.

Selama berkecimpung sebagai model photoshoot Khalida kian banyak mendapat tawaran kerja. Ia pernah menjadi pemeran pembantu dalam film komedi Aceh Empang Breuh Spesial Edition Zakeut 2. Selain itu, menjadi model dalam Workshop Cannon se Indonesia di Aceh, pagar ayu, bintang video klip.

Kegiatan lain yang ia nikmati kini adalah menjadi model endorse. Khalida melakukannya sejak terpilih menjadi inong favorit Banda Aceh. Pasalnya, setelah lomba itu pengikut di akun Instagram miliknya kian banyak. Ini menjadi nilai lebih jika seseorang menjadi model endorse karena sangat tergantung dengan jumlah followers atau pengikut. “Pertama kali aku ambil fee endorse 50 (lima puluh ribu rupiah) per barang dan per posting. Saat itu followers masih 50 ribu orang. Dan sekarang Khalida dapatkan fee endorse 250 (ribu rupiah) per posting dan per barang,” ujar dara kelahiran 21 Januari 1996.

Hasil yang ia dapatkan sebagai model endorse digunakan Khalida untuk membantu pengobatan kanker ibunya ke Malaysia. “Bunda menderita kanker payudara, yang harus check-up per 21 hari sekali ke Penang,” ujarnya runner-up Beauty in Hijab 2016 ini.

Sebelumnya ibu Khalida sudah sembuh tapi kanker tersebut tumbuh lagi. Pada pengobatan kali kedua ini ia ikut membiayai transportasi dan mendampingi ibunya selama berobat. Ayah kandung Khalida sendiri telah lama berpulang karena menjadi korban saat tsunami 2004.

Setelah ibunya sembuh, pemilik akun instagram @khalidamakmoer bercita-cita membuka butik. Ini ia lakukan untuk membantu ekonomi keluarganya.

KHALIS SURRY

Ubudiyah PMB 2019

Komentar

Loading...