Unduh Aplikasi

Bencana Alam Pikir

Bencana Alam Pikir
Ilustrasi: scitechdaily.com

BADAN Penanggulangan Bencana Aceh merilis angka kerugian akibat bencana di Aceh. Dan tahun ini, perkiraan kerugian itu meningkat menjadi Rp 848,2 miliar. Ini adalah perhitungan dari 294 kali bencana yang terjadi di Aceh di sepanjang 2018. Kepala BPBA Teuku Ahmad Dadek juga mengatakan jumlah peristiwa bencana yang terjadi di Aceh meningkat.

Dan angka kerugian itu didominasi oleh bencana banjir yang mencapai hampir Rp 600 miliar. Namun dapat dipastikan jumlah kerugian yang nyata lebih dari angka itu. Banjir tahun ini melanda Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Tamiang, Bireuen, Aceh Jaya dan Aceh Barat. Total korban dari bencana ini mencapai 110.624 jiwa

Melihat lokasi bencana, dapat dipastikan bahwa semua itu terkait dengan kerusakan hutan. Dan memang, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Bireuen, Aceh Jaya dan Aceh Barat adalah dengan tingkat kerusakan hutan yang tinggi.

Karena itu, penegakan hukum menjadi salah satu instrumen penting untuk mencegah berulangnya bencana banjir. Satu di antaranya adalah kasus perambahan hutan lindung yang melibatkan anak seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat di Senayan. Publik berharap agar proses hukum ini berjalan maksimal dan menjatuhkan pidana maksimal bagi mereka yang tersangkut dalam kasus ini.

Namun yang tak kalah penting adalah kemampuan Pemerintah Aceh dalam merancang pembangunan yang berorientasi pada lingkungan. Tanpa pembangunan berwawasan lingkungan, bencana di Aceh akan terus terjadi dengan jumlah dan kerusakan yang lebih parah lagi.

Kuncinya adalah pada Nova Iriansyah. Meski hanya berstatus sebagai pelaksana tugas gubernur, dia harus mampu mendudukkan orang-orang yang memiliki pemahaman tentang lingkungan di pemerintahan. Terutama mereka yang duduk dalam Tim Anggaran Pemerintah Aceh. 

Pembangunan yang hanya berorientasi kepada pembangunan infrastruktur terbukti hanya melahirkan bencana alih-alih meningkatkan kesejahteraan. Di setiap bencana, pasti ada orang yang dimiskinkan. Dan mereka yang menjadi korban bencana lingkungan ini, kebanyakan, adalah orang-orang miskin.

Kita telah terlalu lama menganggap pembangunan infrastruktur adalah segalanya. Sehingga lupa bahwa kita hidup di daerah yang rawan bencana. Nova, selaku pemimpin di Aceh, harus memahami bahwa kegagalan dalam membangun frame pembangunan Aceh akan terus mendatangkan bencana. Dia tak boleh membiarkan bencana alam pikir ini terus terjadi.

HUT RI 74 - Pemkab Aceh Jaya
Idul Adha - Bank Aceh
Ubudiyah PMB 2019

Komentar

Loading...