Unduh Aplikasi

Bawang Merah Lokal Langka di Abdya

Bawang Merah Lokal Langka di Abdya
Pedagang di Pasar Blangpidie, Foto: AJNN.Net/Fakhrul Razi Anwir

ACEH BARAT DAYA - Bawang merah lokal di sejumlah pasar dalam Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) langka. Kelangkaan ini terjadi akibat sedikitnya jumlah pasokan dan sudah terjadi sejak akhir Februari 2019.

Salah seorang pedagang di Pasar Blangpidie, Arif, mengatakan dirinya tidak mengetahui penyebab langkanya pasokan bawang merah lokal. Biasanya bawang merah itu didatangkan dari Sigli dan Banda Aceh. Ia mengaku, sempat mendapat pasokan bawang merah lokal, namun jumlahnya sangat sedikit.

"Sempat masuk, tapi hanya sedikit. Harganya pun mahal, saat itu saya jual sekitar Rp 40 ribu per kilogramnya. Kalau di Abdya, bawang merah lokal sangat diminati pembeli walaupun harganya tinggi. Buktinya tidak sampai sehari sudah habis terjual," kata Arif kepada AJNN, Selasa (9/4).

Lebih lanjut, Arif mengatakan untuk menyiasati kelangkaan bawang merah lokal itu, ia menjual bawang merah peking (Impor). Bawang merah peking ini memiliki dua ukuran, yaitu besar dan kecil. Bawang merah peking ukuran kecil saat ini menjadi alternatif pembeli sebagai pengganti bawang merah lokal.

Namun, sejak tiga pekan belakangan pasokan bawang merah peking ukuran kecil ini juga susah didapatkan. Pasokan di tingkat distributor sedikit, jadi ketika dibagikan ke pedagang pengecer tidak semuanya mendapat pasokan.

"Harga bawang merah peking kecil naik menjadi Rp 26 ribu dari sebelumnya Rp 15 ribu per kilogram. Untuk ukuran besar stoknya melimpah, saya masih jual 12 ribu per kilogram." ujarnya.

Yati, salah seorang pembeli membenarkan kelangkaan bawang merah lokal. Menurutnya, kelangkaan itu sudah lama terjadi namun pastinya ia mengaku tidak ingat. Ia juga mengeluhkan harga bawang merah peking kecil yang naik.

"Biasanya kan cuma Rp 14 ribu sekilo, nah ini naik menjadi Rp 26 ribu. Jadi, saya beli setengah kilo aja," ungkapnya.

Pantauan AJNN, di sejumlah pasar di Kecamatan Susoh dan Blangpidie, mayoritas pedagang menjual bawang merah peking. Mereka juga mengaku sangat kesulitan mendapatkan pasokan bawang merah peking ukuran kecil.

Sementara itu, beberapa bahan bumbu dapur lainnya juga megalami kenaikan harga sejak dua pekan terakhir. Bawang putih yang biasanya dijual Rp 25 ribu per kilo naik menjadi Rp 32 ribu. Cabai merah keriting dari sebelumnya Rp 28 ribu naik menjadi Rp 38 per kilogram. Tomat asal Sumatera Utara juga mengalami kenaikan, dari Rp 10 ribumenjadi Rp 14 ribu per kilogram.

Sabang Marine 2019

Komentar

Loading...