Unduh Aplikasi

Batas Waktu Penarikan Viostin DC dan Enzyplex Sampai 5 Maret

Batas Waktu Penarikan Viostin DC dan Enzyplex Sampai 5 Maret
Viostin ds . Foto: Net

BANDA ACEH - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Aceh, Zulkifli mengatakan, batas waktu penarikan obat Viostin DC dan Enzyplex yang dinilai mengandung DNA babi tersebut sampai 5 Maret 2018. Jika masih beredar maka akan BPOM sendiri akan menariknya langsung.

Kata Zulkifli, BPOM juga tidak bisa menarik secara langsung tanpa memberikan waktu proses penarikan obat tersebut kepada pihak perusahaan atau pabrik yang bersangkutan. Namun, jika sampai batas waktu mereka juga belum menarik baru BPOM menindaknya.

Baca: Suplemen Viostin DS dan Enzyplex Positif Mengandung DNA Babi

"BPOM RI menyurati pabrik untuk menarik barangnya sampai 5 Maret, jika tidak dilakukan maka BPOM yang akan menarik," kata Zulkifli kepada wartawan, Senin (12/2).

Sebelumnya diberitakan, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) memastikan dua suplemen Viostin DS dan Enzyplex mengandung DNA Babi.

Viostin DS yang mengandung DNA Babi dengan nomor ijin edar (NIE) POM SD.051523771 nomor bets BN C6K994H, dan Enzyplex tablet produksi PT Medifarma Laboratories dengan NIE DBL7214704016A1 nomor bets 16185101.

"Mulai dari kemarin kami sudah memantau dan telah berkoordinasi dengan distributor untuk menarik semua Viostin DS dan Enzyplex di toko obat dan apotik," kata Zulkifli kepada AJNN, Rabu (31/1) lalu.

Zulkifli menyampaikan, saat ini pihaknya masih terus memantau dan mengawasi apakah masih ada obat tersebut beredar dimasyarakat atau memang sudah tidak ada lagi.

"Kalau sampai batas waktu masih ada, kita akan tindak," tegasnya.

Radio Baiturrahman

Komentar

Loading...