Unduh Aplikasi

Banda Aceh dan Aceh Besar Terima Hibah Bawang

Banda Aceh dan Aceh Besar Terima Hibah Bawang
Pekerja membongkar bawang merah yang diseludupkan Kapal Motor Bintang Laut, sebelum dihibahkan ke Pemko Banda Aceh dan Aceh Besar, Kamis (3/1/2019). Photo: Dok Pemko Banda Aceh.

BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh menerima barang hibah 7,6 ton Bawang Merah dari Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Aceh, Kamis (3/1/2019).

Bawang merah tersebut merupakan hasil operasi pencegahan penyelundupan Kapal Motor Bintang Laut di perairan Aceh Tamiang 20 Desember 2018.

"Total yang kami sita saat itu 1.900 karung Bawang Merah dengan berat 17 ton. Nilainya lebih dari Rp 400 juta, dan kerugian negara dari sektor perpajakan sekira Rp 150 juta," kata Kepala Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kanwil Aceh, Ronny Rosfyandi disela penyerahan kepada Kadisos Banda Aceh Muzakkir, di halaman kantor DJBC setempat.

Ronny mengatakan, bawang merah tersebut telah diuji laboratorium dan dinyatakan bebas OPTK dan layak dikonsumsi.

"Bawang Merah ini kami hibahkan kepada Pemko Banda Aceh dan juga Pemkab Aceh Besar untuk dapat dimanfaatkan membantu masyarakat yang kurang mampu," ungkapnya lagi.

Sementara Kadinsos Banda Aceh Muzakkir, menyampaikan terima kasih kepada pihak bea cukai atas hibah bawang merah. "Tentu ini akan sangat membantu masyarakat kami yang membutuhkan. Terima kasih kepada pihak Bea dan Cukai Aceh," kata Muzakir.

Muzakir mengatakan seluruh bawang merah hibah tersebut akan kami serahkan kepada para camat untuk disalurkan kepada warga melalui keuchik di masing-masing gampong.

"Teknis penyalurannya kami serahkan kepada camat dan keuchik langsung," kata Muzakkir yang pada kesempatan itu mewakili Wali Kota Banda Aceh.

Selain untuk Banda Aceh, bawang merah asal luar negeri itu juga diserahkan kepada Pemkab Aceh Besar. Turut hadir pada acara penyerahan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Besar M Ali, perwakilan Polda Aceh, Kejati Aceh, dan perwakilan Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Banda Aceh.

Komentar

Loading...