Unduh Aplikasi

Bakal Calon Ketum PA Selain Mualem Dinilai Hanya Formalitas Belaka

Bakal Calon Ketum PA Selain Mualem Dinilai Hanya Formalitas Belaka

BANDA ACEH - Sekretaris Forum LSM Aceh, Sudirman Hasan menilai keikutsertaan beberapa orang sebagai calon Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA) selain Muzakir Manaf hanya formalitas belaka alias intat linto.

"Semua kandidat masih di bawah kharisma mualem, setingkat mualem saja tidak bisa mendongkrak suara partai, Partai Aceh hari ini butuh perubahan, salah satunya perubahan pemimpin yang menghilangkan image PA sebagai partai sebuah golongan," katanya

Baca: Enam Orang Mendaftar Sabagai Bakal Calon Ketum DPA PA

Menurutnya, PA lahir dari transformasi gerakan GAM, karena sudah lama dipimpin oleh mantan militer, dimana lebih identik dengan garis komando, sehingga image partai militer sangat kentara, ini terasa sekali dari strategi mencari dukungan masyarakat di tiap-tiap kampanye, dengan strategi seperti ini tentunya partai harus dipimpin oleh orang orang yang pernah memimpin pasukan.

Kata dia, kondisi image partai seperti ini, dengan perkembangan masa kekinian, tantangan PA semakin besar. Karena krisis sosok tokoh yang mempunyai kharisma di internal partai. Idealnya PA juga bisa dipimpin oleh tokoh-tokoh yang bukan berasal dari militer dari internalnya, namun saat ini sulit mencari yang mempunyai kharisma, minimal yang bisa menyatukan kembali Kader kader partai yang sudah pecah.

"Salah satu cara supaya PA bisa kembali seperti awal-awalnya dulu, mereka harus keluar dari image partai satu kelompok, juga harus keluar dari image partai mantan militer. Mereka harus merangkul tokoh tokoh intelektual, termasuk akademisi, sampai hilang image Partai militer, partai kurang intelek. Ya harus berani mencari pemimpin partai bukan dari internal GAM, harus tokoh intelektual dan tentunya yang didukung sampai tingkat paling bawah," katanya.

Ucapan Ramadhan - Alja Yusnadi

Komentar

Loading...