Ayah dan Anak Meninggal Dunia Akibat Longsor Tanah Galian

·
Ayah dan Anak Meninggal Dunia Akibat Longsor Tanah Galian
Korban tanah longsor. Foto: ist
BANDA ACEH - Sakri S (46) dan anaknya, Ikram (5), meregang nyawa setelah tertimbung longsoran tanah di lereng gunung di Desa Layabaung, Kecamatan Simeulue Barat, Simeulue.

Sementara dua korban lainnya, Asiani (17) dan Afrinuddin (45), berhasil diselamatkan saat ini tengah dirawat intensif di rumah sakit.
Longsor yang berlangsung cepat ini terjadi sekitar pukul 14.20 WIB. Para korban tengah bekerja menggali tanah di lereng gunung itu untuk bahan material bangunan.

“Setelah lebih kurang satu jam, korban berhasil dievakuasi,” kata Kepala Pelaksana Harian Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simeulue Ikhsan Mikaris, Senin (26/9).

Korban berhasil diangkat dari timbunan tanah sekitar satu jam kemudian. Proses evakuasi dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat berat. Alat berat atau ekskavator milik BPBD tidak bisa dibawa ke lokasi karena tidak ada kendaraan pengangkut ke lokasi.

“Alat berat yang kita miliki tidak bisa dikerahkan. Kita sudah hubungi sopir trado milik PU dan swasta, namun tidak bisa terhubung,” kata Ikhsan.
HUT Abdya ke 15

Komentar

Loading...