Insentif PKB - BPKA 2019
Unduh Aplikasi

Arung Jeram Diharapkan Jadi Destinasi Baru di Aceh Tengah

Arung Jeram Diharapkan Jadi Destinasi Baru di Aceh Tengah
Peserta lomba Arung Jeram di sungai Peusangan Aceh Tengah. Foto: Rahmat Fajri

ACEH TENGAH - Wakil Ketua PKK Aceh, Dyah Erti Idawati berharap olahraga Arung Jeram dapat menjadi salah satu destinasi baru di kawasan Kabupaten Aceh Tengah.

Kata Dyah, kehadiaran destinasi yang tidak jauh dari kota Takengon ini menjadi pemikat bagi tamu untuk menikmati wisata, sehingga bisa berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

"Arung Jeram dapat menjadi destinasi baru di Aceh Tengah," kata Dyah Erti Idawati di sela-sela pembukaan Takengon Rafting Festival 2018 di Sungai Peusangan Lukup Badak, Takengon, Sabtu (15/9).

Dyah mengaku kalau dirinya sudah menjajal arus sungai Peusangan dengan mencoba track rafting sejauh 4,5 kilometer yang berada di kawasan Aceh Tengah itu. Ia menilai potensi sungai disana sangat luar biasa dan sangat cocok untuk dijadikan sebagai wahana wisata keluarga serta pecinta lingkungan.

Bahkan, kata Dyah, dirinya akan mengajak para tamu dari luar serta anggota DPR untuk menjajal arung jeram di Takengon tersebut sehingga daya ledak pariwisatanya bisa lebih meluas lagi.

"Karena itu masyarakat harus tetap menjaga kebersihan alur sungai serta melakukan penghijaun berupa menanam bunga di pinggir sungai sehingga menambah keindahan alur sungai yang bermuara ke Aceh Utara itu," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Aceh, Muhammad Amru, memberikan apresiasi atas terselenggaranya event arung jeram dalam Gayo Alas Mountain Internasional Festival (GAMIFest) 2018 ini.

"Olahraga penuh tantangan ini bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar," tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia Takengon Rafting Festival, Khalisuddin. Ia mengatakan perlombaan arung jeram dalam rangka GAMIFest 2018 itu merupakan hajatan pertama pihaknya sebagai pengelola arung jeram di Aceh Tengah.

Khalisuddin menyampaikan, wahana tersebut dibuka pada 11 November oleh mereka yang aktif dalam olahraga di Aceh Tengah. Kehadiran wahana air itu telah memberi stimulus bagi warga sekitar. (ADV)

Khanduri Laot
GANN

Komentar

Loading...