Unduh Aplikasi

Anggota DPRK Abdya harus menjadi jembatan suara rakyat

ACEH BARAT DAYA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) terpilih harus mampu menjadi jembatan suara rakyat di parlemen.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wahyu peserta pada diskusi eklusif bersama Caleg Terpilih Pemilu 2014, digedung Pertemuan Susoh, Abdya Selasa, ( 29/04). 


Diskusi Eklusif yang digelar oleh Suara Komunitas bekerjasama dengan Media Komunitas PEKKA (Radio Srikandi FM Dan Khairatunnisa FM) tersebut  menghadirkan caleg terpilih dari Daerah Pemilihan I, Jismi (PAN), Rusdy Nyak (Hanura), Romi Sahputra (Demokrat), Daerah Pemilihan II, Dedi Suherman (PAN). Daerah Pemilihan III, Mahmud Hasyem (PAN).

"Kami yang terpilih siap menerima masukan dari masyarakat," papar Jismi caleg Terpilih dari PAN. Lebih lanjut dikatakannya, ia juga mengharapkan masukan dari berbagai pihak ketika dia sudah duduk di parlemen.

Pada diskusi tersebut Jismi juga menyinggungkan tentang mutasi guru atau pegawai struktural yang selama ini sering dilakulan oleh pemerintah daerah.

"Mutasi guru dan pegawai struktural saya akan berada didepan untuk memprotes tentang sebab sebab mutasi."

Sementara itu, Romi Sahputra mengungkapkan diskusi ini juga sebagai ajang silaturahmi dan curhat antara dengan masyarakat. Dan sejumlah peserta yang hadir juga mempertanyakan keinginan dirinya untuk menjadi bagian dari legislatif.

 " Ketika ada yang bertanya kenapa ambisi sekali menjadi legislatif. Maka politik itu sendiri adalah kekuasaan, tergantung kekuasa seperti apa yang akan dilakukan" kata dia.

"Kenapa saya naik karena kondisi daerah sekarang yang membuat saya untuk naik dan memperjuangkan suara rakyat, walau dengan segala keterbatasan saya." lanjutnya.


| NASRUDDIN

Komentar

Loading...