Unduh Aplikasi

Anggota DPRA Mangkir dari Tanggung Jawab Harus Ada Efek Jera

Anggota DPRA Mangkir dari Tanggung Jawab Harus Ada Efek Jera
Absen rapat paripurna dimana Tiyong sekali pun tidak hadir. Dok: Forkab Aceh

BANDA ACEH - Peneliti Jaringan Survei Inisiatif (JSI) Nasrul Rizal angkat bicara terkait anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang tidak bertanggung jawab terkait tugas dan fungsinya.

Pernyataan itu disampaikan Nasrul Rizal menanggapi pernyataan Organisasi masyarakat Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh yang menduga kalau salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRA) dari Partai Nangroe Aceh (PNA), Samsul Bahri alias Tiyong, tidak pernah sekalipun menghadiri rapat paripurna selama tahun 2018.

Menurutnya anggota dewan yang mangkir dari tanggung jawabnya harus diberikan efek jerah secara aturan.

Baca: Tiyong Diduga Tak Pernah Hadiri Rapat Paripurna Selama 2018

"Diperlukan perbaikan di internal DPRA agar para anggota taat, tertib, dan tunduk dengan aturan yang telah dibuat atau akan dibuat dalam memperbaiki kinerja DPRA," kata Nasrul Rizal, Kamis (7/8).

Ia menjelaskan kalau dibutuhkan keterlibatkan dari pihak eksternal untuk melakukan pengawasan dan memberikan kritikan terhadap tupoksi yang melekat secara kelembagaan DPRA.

"Bagi para konsistuennya harus berani bersuara jika perwakilan di parlemen DPRA tidak menjalankan tupoksinya. Jangan hanya makan gaji buta tanpa hadir dan menjalankan tupoksinya serta hanya menikmati fasilitas dari uang rakyat saja," tegasnya.

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin

Komentar

Loading...