Unduh Aplikasi

Anggaran Kongres KNPI di Aceh Capai Rp 9,8 Miliar

Anggaran Kongres KNPI di Aceh Capai Rp 9,8 Miliar
Foto: Net

BANDA ACEH - Kongres KNPI di Aceh pada Oktober mendatang terancama batal apabila Pemerintah Aceh tidak mengeluarkan anggaran yang mencapai Rp 9,8 miliar. Penetapan Aceh sebagai tuan rumah Kongres KNPI pasca selesainya Kongres KNPI di Papua pada tahun 2015.

Selanjutnya pada 4 September 2018, DPP KNPI kembali mengirim surat kepada Ketua KNPI Aceh guna menegaskan bahwa hasil Kongres XIV Pemuda atau KNPI Tahun 2015 di Jayapura dengan ketetapan Konggres XIV Nomor TAP.08/KONGGRES XIV/PEMUDA-KNPI/2015 yang menetapkan Aceh sebagai pelaksana Konggres XV pada tanggal 28 Oktober 2018.

Menindaklanjuti mandat sebagai pelaksana Konggres ke XV, Pengurus KNPI Aceh telah mengusulkan anggaran kepada Pemerintah Aceh pada Juli 2017 sebagaimana lazimnya mekanisme pengelolaan keuangan daerah.

Baca: Ketua KNPI Wahyu Saputra: Kadispora Jangan Berpolitik

Dari usulan sebanyak Rp 23 miliar lebih, Pemerintah Aceh pun telah menganggarkan dana Rp 9,8 miliar lebih guna mengsukseskan kegiatan kongres pemuda tersebut melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh.

DPA Dispora Aceh tahun 2018. Foto: Dok AJNN

Selanjutnya AJNN menelusuri rinciaan kegiatan anggaran sebesar Rp 9,8 miliar dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh yang masuk pada program peningkatan peran serta kepemudaan untuk kegiatan pembinaan organisasi kepemudaan.

Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa capaian yang diharapkan dengan kegiatan ini adalah guna meningkatkan peran serta pemuda dalam pembangunan.

Baca: Dualisme KNPI Aceh, Anggaran Kongres Terancam Tak Cair

Adapun rincian anggaran Kongres Pemuda yaitu belanja habis pakai Rp 10 juta, belanja tas kegiatan atau perlengkapan peserta Rp 225,5 juta, belanja dokumentasi Rp 100 juta, belanja bahan publikasi Rp 455 juta, belanja pengadaan bibit tanaman untuk bhakti pemuda Rp 20 juta, belanja jasa transportasi dan uang saku perserta Rp 2,274 miliar.

DPA Dispora Aceh tahun 2018. Foto: Dok AJNN

Selanjutnya belanja cetak Rp 865 juta, belanja sewa rumah, gedung, gudang dan parkir Rp 2,7 miliar lebih, belanja sewa sarana mobilitas Rp 24,8 juta, belanja sewa perlengkapan dan peralatan kantor Rp 86 juta, belanja makanan dan minuman Rp 2 miliar lebih, belanja pakaian dinas dan atribut Rp 342,3 juta, belanja pakaian kerja Rp 100 juta.

Baca: Yang Muda Yang Menetek

Kemudian uang diberikan kepada masyarakat Rp 175 juta, barang yang diberikan pada pihak ketiga Rp 100 juta, belanja jada narasumber, tenaga ahli, peneliti dan acara Rp 256,2 juta, belanja jasa pembawa acara, pembaca pada acara atau upacara Rp 16,5 juta dan belanja modal pengadaan software atau program Rp 97 juta.

Sebelumnya Kadispora Aceh Darmansyah mengatakan belum dapat mencairkan dana pelaksanaan Kongres KNPI di Aceh dikarenakan adanya dualisme kepengurusan KNPI.

“Saya telah mengirim telaah staf (TS) kepada Plt Gubernur Aceh guna memutuskan KNPI mana yang berhak melaksanakan perhelatan kongres pemuda tersebut,” kata Darmansyah beberapa hari lalu.

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin
HUT AJNN 6th - Inspektorat Aceh Jaya
HUT AJNN 6th - DPC Demokrat Aceh Jaya

Komentar

Loading...