Loker AJNN.net

Anggaran Defisit, Nasib PDBU Aceh Utara Mati Suri

Anggaran Defisit, Nasib PDBU Aceh Utara Mati Suri
ilustrasi. Foto: Net

ACEH UTARA - Hidup segan, mati tak mau, begitulah perumpamaan kondisi Perusahaan Daerah Bina Usaha (PDBU) Aceh Utara saat ini. Meski Bupati Muhammad Thaib sudah menyerahkan nama-nama calon direktur baru ke pihak dewan, sampai saat ini tahapan uji kelayakan tak jua terlaksana.

"Sejauh ini dewan belum melakukan tahapan uji kelayakan terhadap empat nama calon Dirut PDBU yang diserahkan bupati," ujar Wakil Ketua DPRK Aceh Utara Abdul Muthaleb alias Taliban saat dikonfirmasi AJNN, Rabu, (10/1).

Dalam hal ini, kata Taliban, Komisi C yang menangani masalah tersebut belum mengambil keputusan apapun terkait masa depan PDBU. Padahal rencana pengaktifan kembali manajrmen PDBU sudah direncanakan sejak setahun lalu.

"Kendalanya masih soal jawaban Pemkab terhadap rekomendasi Pansus DPRK yang belum memuaskan. Bupati juga terkesan tidak pro-aktif untuk membangun komunikasi dengan dewan," ungkapnya.

Pihaknya mengakui sangat memahami keinginan Pemkab untuk menghidupkan kembali PDBU, apalagi ada peluang besar yang bisa dimanfaatkan kedepan semisal KEK Arun.

"Dewan tidak menghambat. Tapi sebelum dipilih dirut yang baru, perlu dulu dilakukan evaluasi oleh pemkab dan menjawab seluruh hasil temuan pansus terkait kondisi PDBU selama ini. Anggaran untuk PBDU tahun ini juga tidak kita alokasikan," sebut Taliban.

Pihaknya mengharapkan adanya komunikasi yang intens dan pertemuan secara berkala dengan pihak Pemkab jika memang serius ingin menghidupkan kembali PDBU.

"PDBU penting, apalagi sumber pendapatan daerah selama ini stagnan. Anggara kita bahkan saban tahun mengalami defisit. Kita tidak tutup mata, tapi kita juga tidak mau jika PBDU selalu merugi dan makin membebankan keuangan daerah. Makanya perlu dikelola profesional kedepannya," tandasnya.

Loker AJNN.net

Komentar

Loading...