Unduh Aplikasi

Aman di Laut, Selamat di Darat

Aman di Laut, Selamat di Darat
ilustrasi: The Frustrated Gardener

MASYARAKAT diminta untuk mewaspadai ancaman cuaca buruk bersama datangnya musim hujan. Berkaca pada pengalaman tahun lalu, musim hujan datang bersama angin yang berhembus kencang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan kepada operator jasa pelayaran untuk mewaspadai cuaca buruk di perairan Sabang-Banda Aceh. Cuaca cerah dapat berubah seketika di lautan.

Perubahan cuaca yang drastis dan curah hujan tinggi berdampak pada kenaikan gelombang laut. BMKG memperkirakan tinggi gelombang bisa mencapai ebih dari dua meter. Bagi kapal layak berlayar, kondisi ini sudah cukup rawan.

Ditambah lagi, saat ini banyak pelancong yang berkunjung ke Sabang. Otoritas pelayaran menambah jadwal keberangkatan dari Banda Aceh ke Sabang dan sebaliknya untuk mengantisipasi tumpukan kendaraan dan penumpang di dermaga.

Hal ini hendaknya tidak membuat operator pelayaran mengabaikan potensi ombak tinggi di laut yang bisa mengancam keselamatan pelayaran. Mereka harus memastikan kelayakan kapal dan cuaca saat berlayar. Lebih baik menunda keberangkatan, meski berdampak pada penumpukan kendaraan dan penumpang.

Di darat, para pengguna jalan hendaknya juga berhati-hati. Di beberapa titik jalan berpotensi longsor. Angin kencang juga dapat dengan mudah menyebabkan pohon dan papan reklame di pinggir jalan roboh.

Tentu saja kita berharap agar otoritas kebencanaan daerah bersiaga. Termasuk merespons cepat kejadian bencana. Dengan kesiapsiagaan, kewaspadaan dan kehati-hatian, kita akan dapat mengurangi risiko bencana.

Komentar

Loading...