Unduh Aplikasi

Aksi Peringati Hari HAM di Meulaboh, Demontrans Bakar Keranda

Aksi Peringati Hari HAM di Meulaboh, Demontrans Bakar Keranda
Aksi mahasiswa memperingati Hari HAM Se Dunia di Meulaboh. Foto: AJNN.Net/Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Banyak cara yang dilakukan mahasiswa, aktivis dan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Hak Azazi Manusia (HAM) Se-Dunia yang jatuh pada 10 Desember.

Seperti yang dilakukan oleh puluhan massa yang tergabung dalam Kelompok Mahasiswa dan Masyarakat untuk HAM di Aceh Barat. Mereka menggelar aksi pada malam hari, Selasa (11/12), di Bundaran Simpang Pelor, Meulaboh atau tepatnya depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat.

Dari pantauan AJNN, demontran sempat menggelar aksi treatrikal dengan memperagakan peristiwa kekerasan yang berujung pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia, diiringi dengan pembacaan puisi. Tak hanya itu, dalam aksi yang berlangsung satu jam itu, massa membaca doa bersama dan membakar kain putih yang berbentuk keranda.

Koordinator aksi, Sandi Mulyadi mengatakan tujuan menggelar aksi tersebut karena pemerintah dinilai tidak serius dalam penyelesaian kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia terutama pelanggaran HAM masa lalu.

Menurutnya, pengusutan kasus pelanggaran HAM masa lalu terlihat kelam, begitu juga dengan penyelesaian masalah antara konflik masyarakat dengan perusahaan yang juga kelam.

"Alasan itu kenapa kami menggelar aksi pada malam hari sebagai bentuk kelamnya penyelesaian berbagai persoalan pelanggaran HAM di Indonesia," kata Sandi Mulyadi.

Dalam orasinya, para demontran menuntut agar pemerintah segera menyelesaikan kasus pecemaran lingkungan berupa paparan debu batubara milik PT Mifa Bersaudara dan milik Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya yang terjadi terhadap warga Dusun Pertanian, Desa Peunaga Cut Ujong, dan juga warga Dusun Gelanggang Merak, Desa Suak Puntong.

Bukan hanya itu, pemerintah pusat juga dituntut menyesaikan kasus konflik agraria antara masyarakat dan perusahaan seperti konflik lahan yang terjadi terhadap warga Desa Cot Mee, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya dengan perusahaan perkebunan sawit PT Fajar Baizury.

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin

Komentar

Loading...