Unduh Aplikasi

Akhir Pelarian Spesialis Pembobol 18 Rumah dan Ruko di Lhokseumawe

Akhir Pelarian Spesialis Pembobol 18 Rumah dan Ruko di Lhokseumawe
Kedua tersangka spesialis pembobol rumah, ruko dan sepeda motor di sejumlah kawasan Kota Lhokseumawe, Rabu (11/1), saat diamankan di Mapolres Lhokseumawe. Foto: Safrizal

LHOKSEUMAWE - Satuan Opsnal Sat Reskrim Polres Lhokseumawe menangkap dua tersangka spesialis pembobol rumah, ruko dan sepeda motor di sejumlah kawasan Kota Lhokseumawe, Rabu (10/1) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan, kedua tersangka yakni RM (26) dan YA (25), merupakan warga Desa Keude Cunda, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Selama ini keduanya memang sudah menjadi target dan incaran kepolisian. Dimana dalam kurun waktu beberapa bulan terkahir sudah ada 18 laporan kasus pencurian yang diterima dari masyarakat Muara Dua dan sekitarnya.

“Petugas kami di lapangan terus melakukan pemantaun pergerakan kedua tersangka yang sudah menjadi target kami itu,” kata Budi Nasuha kepada AJNN, Kamis (11/1).

Budi menyebutkan, tersangka RM alias Raju yang berprofesi sebagai buruh bangunan tersebut diringkus di seputaran Terminal Bus Tipe A Kota Lhokseumawe. Hasil pengembangan kemudian kembali meringkus satu tersangka lainnya yaitu YA di kawasan bekas Komplek Cunda Plaza.

“Kedua tersangka ketika diringkus tidak ada perlawanan. Dalam menjalankan aksinya keduanya mengaku terlebih dahulu melakukan pemetaan dan pemantaun terhadap target yang akan di santroni,” ujar Budi.

Budi menambahkan, sejauh ini pihaknya sudah mengamankan sejumlah barang bukti dan terus masih melakukan penyelidikan secara intensif kepada kedua tersangka. Pasalnya dugaan sementara masih ada keterlibatan pihak lainnya dalam melakukan aksi pencurian tersebut.

Adapun barang bukti yang didapatkan dari kedua pelaku yakni satu unit TV merk Ninja warna silver, satu unit Laptop merk ASUS warna putih, satu unit cooling pad warna hitam, satu unit mouse bluetooth warna hitam, satu unit modem, dua buah tabung gas LPG 3 kg.

Adapun lokasi pencurian yang diakui oleh kedua tersangka di 18 lokasi yakni

1. Rumah Salam di Desa Keude Cunda, Muara Dua, Kota Lhokseumawe (Januari 2018)
2. Rumah di Desa Kuta Kareung, Muara Dua, Kota Lhokseumawe (Januari 2018)
3. Rumah di Desa Kuta Kareung, Muara Dua Kota Lhokseumawe (Desember 2017)
4. Toko computer Desa Kuta Kareung, Muara Dua Kota Lhokseumawe (Juli 2017)
5. Rumah di Desa Kuta Kareung, Muara Dua, Kota Lhokseumawe (Desember 2017)
6. Rumah belakang SMPN 7 Uteunkot, Muara Dua, Kota Lhokseumawe (November 2017)
7. Rumah di dekat kuburan Desa Kuta Kareung (Juni 2017)
8. Toko Paper Melon di Desa Keude Cunda, Muara Dua, Kota Lhokseumawe (Juni 2017)
9. Rumah di Desa Uteunkot, Muara Dua, Kota Lhokseumawe (Agustus 2017)
10. Rumah di Desa Kuta Hasan, Muara Dua, Kota Lhokseumawe (Juli 2017)
11. Rumah di Desa Keude Cunda, Muara Dua, Kota Lhokseumawe (Januari 2017)
12. Rumah di Desa Keude Cunda, Muara Dua, Kota Lhokseumawe (Desember 2017)
13. Rumah di Desa Panggoi, Muara Dua Kota Lhokseumawe (Oktober 2017)
14. Rumah di Desa Keude Cunda, Muara Dua, Kota Lhokseumawe (Juli 2017)
15. Rumah di Desa Keude Cunda, Muara Dua, Kota Lhokseumawe (Oktober 2017)
16. Rumah di Desa Keude Cunda, Muara Dua, Kota Lhokseumawe (November 2017)
17. Rumah di Desa Uteunkot, Muara Dua, Kota Lhokseumawe (Juli 2017)
18. Rumah di Desa Uteunkot, Muara Dua, Kota Lhokseumawe (Agustus 2017)

Komentar

Loading...